Ledakan Amarah Ronald Koeman Usai Belanda Ditahan Polandia 1-1

2026-02-04 23:10:53
Ledakan Amarah Ronald Koeman Usai Belanda Ditahan Polandia 1-1
- Pelatih Timnas Belanda, Ronald Koeman, meradang selepas timnya ditahan Polandia dalam lanjutan laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa.Ronald Koeman menyesali cara Belanda kebobolan gol Polandia yang dicetak oleh Jakub Kaminski (43').Ini membuat Polandia unggul lebih dulu, sebelum Memphis Depay menyamakan kedudukan dan membuat skor Polandia vs Belanda berakhir 1-1, Sabtu dini hari WIB."Saya melihat gol lawan. Anda lima lawan dua dan ada beberapa pemain yang tidak melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan," kata Koeman usai laga, dilansir dari media Belanda, De Telegraaf.Amarah Koeman ini seolah mengarah pada para pemain yang kurang optimal menjaga pertahanan tim, antara lain Jurrien Timber, Lutsharel Geertruida, Ryan Gravenberch dan kapten Virgil van Dijk.Baca juga: Hasil Polandia Vs Belanda 1-1: Langkah Tim Oranje ke Piala Dunia TertundaSeperti diketahui, gol Polandia ke gawang Belanda kali ini dicetak melalui kombinasi Robert Lewandowski dan Jakub Kaminski.Robert Lewandowski berhasil menerima bola dari umpan terobosan setelah lepas dari kawalan pemain belakang Belanda.Striker Barcelona itu lantas mengirim umpan ke Kaminski yang menerobos ke tengah lapangan. Kaminski melepaskan tembakan yang tak bisa dihalau kiper Belanda, Verbruggen."Tentu saja, seharusnya tidak pernah mereka mencetak gol dari ini. Hal-hal terjadi yang seharusnya tidak terjadi," lanjut Ronald Koeman.AFP/WOJTEK RADWANSKI Bek timnas Belanda Virgil van Dijk (kiri) dan penyerang Polandia Robert Lewandowski berebut bola pada laga Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Polandia dan Belanda pada 14 November 2025 di Warsawa, Polandia."Ini sangat buruk. Pada level ini, ini seharusnya tidak pernah terjadi. Jika Anda dipukuli oleh suatu tindakan, oke. Atau jika Anda tidak memiliki cukup orang di belakang.""Tapi sebenarnya Anda memiliki terlalu banyak orang di belakang di sini," tegas Koeman.Ronaldo Koeman menilai bahwa Polandia sejatinya tak begitu mengancam.Baca juga: Hasil Lengkap Kualifikasi Piala Dunia 2026: Kroasia Lolos, Belanda TersandungNamun, mereka bisa bermain efektif untuk mendapatkan peluang emas, sesuatu yang sulit dilakukan oleh anak asuhnya di laga ini."Saya tidak berpikir mereka memiliki banyak peluang, tetapi selain gol itu, mereka masih memiliki dua peluang besar. Dan saya tidak berpikir kami melakukannya," kata KoemanAtas hasil ini, Belanda belum bisa memastikan diri lolos ke Piala Dunia 2026 secara otomatis.Tambahan satu poin membuat Tim Oranje cuma mengoleksi 17 poin, hanya unggul 3 angka dari Polandia di peringkat kedua klasemen Grup G.Meski Polandia masih bisa menyamai poin Belanda andai pasukan Ronald Koeman kalah di laga terakhir, sulti bagi Lewandowski dkk untuk naik ke peringkat satu Grup G.Baca juga: Hasil Kroasia Vs Kep. Faroe 3-1: Vatreni Melaju ke Piala Dunia 2026 Usai Menang ComebackBelanda saat ini unggul selisih gol +19, sedangkan Polandia baru mengemas selisih gol +6.Hasil imbang di laga terakhir sudah cukup bagi Belanda untuk mengunci juara Grup G dan memastikan diri lolos ke Piala Dunia 2026.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Lebih lanjut, Purwadi menyampaikan arahan terkait reformasi birokrasi dari Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan birokrasi harus semakin responsif dan tidak mempersulit masyarakat.Birokrasi juga diminta memiliki komitmen yang kuat terhadap efektivitas alokasi anggaran dan pemberantasan korupsi serta kebocoran anggaran.“Sebab, tanpa integritas, tidak mungkin kita membangun birokrasi yang dipercaya publik,” ungkapnya. Baca juga: Menteri PANRB Rini Raih Penghargaan Adibhakti Sanapati 2025 dari BSSNPerlu diketahui, mulai 2023, Kementerian PANRB mendorong pelaksanaan evaluasi Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Mandiri di sejumlah kementerian/lembaga.Sampai saat ini, penilaian tersebut diperluas pada 19 kementerian/lembaga (K/L) dan lima pemerintah provinsi termasuk Mahkamah Agung (MA).Purwadi juga memberikan apresiasi kepada MA yang telah menunjukkan upaya memperkuat integritas ke tahap yang lebih matang. “Capaian ini merupakan buah dari kerja keras, komitmen dan keteladanan dalam menjaga integritas serta meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat,” katanya.Dia menyampaikan, untuk menjaga keberlanjutan reformasi birokrasi, diperlukan upaya untuk memastikan langkah-langkah ke depan berjalan dengan konsisten, menyeluruh, dan semakin berdampak.Baca juga: Menteri PANRB Dukung Badan Narkotika Nasional Akselerasi Program P4GNPertama, pembangunan zona integritas harus terus diperluas. Kedua, pemanfaatan digitalisasi proses peradilan perlu ditingkatkan. Ketiga, memperkuat mekanisme pengawasan dan pencegahan korupsi. Keempat, kualitas sumber daya manusia (SDM) peradilan harus terus ditingkatkan secara berkelanjutan serta perlu kolaborasi yang berkelanjutan.Prestasi tersebut bukan hanya untuk keberhasilan administratif, tetapi wujud inspirasi bagi satuan kerja lain untuk terus melakukan perbaikan dan memperkuat budaya kerja yang berkualitas.“Saya berharap, upaya ini menjadi pemicu bagi lahirnya lebih banyak perubahan konkret yang memberi dampak nyata bagi masyarakat,” jelasnya. Baca juga: Target Penempatan 500.000 PMI pada 2026, Menteri PANRB Siap Dukung Penguatan Kelembagaan Kementerian P2MI

| 2026-02-04 22:54