Aplikasi Grab Bisa Rekam Suara selama Perjalanan, Ini Tujuannya

2026-01-12 23:59:51
Aplikasi Grab Bisa Rekam Suara selama Perjalanan, Ini Tujuannya
BALI, – Platform ride-hailing dan superapp Grab bisa merekam suara pengguna layanan GrabCar, GrabBike, dkk secara otomatis ketika mereka sedang dalam perjalanan.Hal ini dimungkinkan berkat fitur AudioProtect yang ada dalam aplikasi Grab yang ada di smartphone pengguna dan mitra pengemudi (driver).Artinya, mikrofon pengguna dan driver akan terus merekam suara mereka sepanjang perjalanan. Lantas, apakah perekaman penumpang ini aman? Untuk apa hasil rekaman suara penumpang ini? Perwakilan Grab Indonesia mengatakan rekaman tersebut bukan untuk menyadap pengguna, melainkan sebagai langkah perlindungan jika terjadi insiden atau perselisihan antara penumpang dan mitra pengemudi.“Fitur AudioProtect akan merekam audio saja. Fungsinya adalah kalau nanti terjadi sesuatu di perjalanan, kami punya bukti yang bisa ditarik informasinya,” ujar perwakilan Grab Indonesia dalam acara "Media Experience: Explore Bali with Grab", beberapa waktu lalu.Baca juga: Grab Ganti Tiket Pesawat hingga Rp 3 Juta jika Telat Antar ke BandaraPihak Grab menambahkan, meski audio direkam, tidak ada pemantauan secara real time terhadap percakapan pengguna.Dengan kata lain, tidak ada pihak Grab yang secara aktif “mendengarkan” isi pembicaraan penumpang selama perjalanan berlangsung.“Fitur ini tidak memantau suara pengguna setiap saat, dan hasil rekaman hanya akan digunakan jika ada laporan atau perselisihan (dispute) ketika dalam perjalanan," tambah perwakilan Grab Indonesia./Bill Clinten Ilustrasi fitur keamanan Grab untuk para penumpang, termask AudioProtect, dipamerkan di sebuah acara di Bali pada Sabtu .Lebih lanjut, rekaman audio pengguna juga hanya akan dibuka jika aparat membutuhkan bukti yang berkaitan dengan perselisihan antar penumpang dan pengemudi, atau untuk proses investigasi keamanan. Baca juga: Hans Patuwo Jadi CEO GoTo, Isu Merger Grab Kembali MenguatTanpa adanya laporan, rekaman tersebut tidak diputar atau ditinjau oleh pihak Grab Indonesia. Dengan demikian, percakapan normal selama perjalanan bisa dibilang tidak akan dianalisis maupun dimanfaatkan untuk kepentingan komersial.Nah, bagi pengguna Grab yang tak mau suaranya direkam oleh aplikasi, mereka bisa menonaktifkan fitur ini di menu pengaturan.Caranya adalah dengan mengunjungi menu "Account" > dan "Safety settings".Di sana, mereka bisa menonaktifkan fitur AudioProtect untuk menghadang aplikasi merekam suara pengguna selama perjalanan.Adapun AudioProtect sendiri merupakan bagian dari rangkaian fitur keamanan Grab.Fitur keamanan perjalanan lainnya yang ada di aplikasi ini meliputi pembagian detail perjalanan (Share Trip), Trip Monitoring, dan tombol darurat (SOS) untuk meminta bantuan pertolongan ketika ada bahaya dalam perjalanan.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Namun, mengingat harga merupakan aspek yang sensitif bagi beberapa pasar berkembang, seperti Indonesia maupun India, vendor ponsel kabarnya bakal menggunakan strategi lain, selain kenaikan harga.Menurut bocoran yang dibagikan di blog Naver Korea Selatan, vendor ponsel kemungkinan memangkas RAM HP. Karena itu, beberapa ponsel dengan RAM 16 GB kemungkinan menjadi produk yang cukup langka.Sebaliknya, ponsel dengan RAM 4 GB justru akan lebih mendominasi ketimbang saat ini. Bocoran itu juga menyebutkan bahwa ponsel dengan RAM 12 GB bisa dipangkas hingga 40 persen, hingga menjadi 6 GB atau 8 GB. Sementara model yang biasanya dibekali RAM 8 GB, dipotong hingga 50 persen menjadi 4 GB atau 6 GB.Sayangnya, walaupun konfigurasi RAM beberapa ponsel tahun depan dipangkas, harganya tetap lebih mahal dibanding model sebelumnya, dilansir Gizmochina.Adapun kenaikan harga HP terjadi sebagian besar karena meningkatnya pemintaan memori di berbagai industri termasuk untuk data center kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), hingga menimbulkan kelangkaan pasokan.Hal tersebut juga diamini oleh Xiaomi, hingga menyatakan bahwa harga produknya tahun depan meningkat.Baca juga: Ini Sebab Harga Memori RAM di Indonesia NaikXiaomi sudah mengumumkan rencana kenaikkan harga smartphone baru mulai tahun depan. Pengumuman ini disampaikan oleh Presiden Xiaomi, Lu Weibing dalam konferensi pers terkait laporan pendapatan perusahaan pada November 2025 lalu.Ia mengataka bahwa keputusan ini diambil karena semakin mahalnya harga chip memori, akibat melonjaknya permintaan untuk server kecerdasan buatan (AI).Tingginya permintaan chip memori untuk server juga membuat perusahaan seperti Samsung, memangkas produksi chip memori termasuk untuk ponsel, dan mengalihkannya ke memori bandwidth tinggi (high bandwidth memory).Xiaomi Redmi Note 15 Pro 5G.

| 2026-01-12 22:29