30 Perusahaan di Banten Tutup Pabrik Sepanjang 2025

2026-01-16 11:00:59
30 Perusahaan di Banten Tutup Pabrik Sepanjang 2025
SERANG, - Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Banten mencatat, ada 30 perusahaan yang menutup pabriknya sepanjang tahun 2025."Data perusahaan (tutup) itu ada. Yang saya tanda tangani saja rekom untuk tutup satu tahun ini lebih dari 30 perusahaan," kata Kadisnakertrans Banten, Septo Kalnadi, kepada wartawan di pendopo Gubernur Banten, Senin .Namun, ia tidak mengungkapkan berapa pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat penutupan perusahaan ini. Septo mengatakan, penyebab tutupnya 30 pabrik bukan karena tingginya upah minimum kabupaten/kota (UMK).Namun, tutupnya perusahaan yang didominasi sektor perdagangan dan jasa ini disebabkan oleh persaingan bisnis dan menurunnya pesanan.Baca juga: Bangkit dari PHK, Tatik Irawati Sukses Bangun Usaha Jasa Pendamping Pasien di SemarangDengan begitu, pendapatan perusahaan menurun, sedangkan beban operasional pabrik semakin tinggi."Perusahaan tutup bukan karena upah minimum, tapi kondisi ekonominya hari ini," ujar Septo.Namun, ia tidak menyebutkan perusahaan apa saja yang menghentikan produksinya."Kalau (pabrik) yang gede-gede, karena dia (perusahaannya) sudah terbuka, jadi pengumuman tutupnya harus melalui rapat pemegang saham. Itu belum ada," ujar Septo.Selain itu, lanjut Septo, ada perusahaan alas kaki yang memindahkan pabriknya dari Banten ke wilayah Jawa Tengah.Namun, perusahaan masih terkendala dengan tingkat produktivitas pekerja yang belum sesuai dengan yang diharapkan.Baca juga: PHK di Jabar Tembus 15.657 Kasus, Dedi Mulyadi Soroti Besarnya Industri dan PopulasiSepto menyebut, kegagalan quality control (QC) mencapai 30 persen. Namun, saat beroperasi di Tangerang, tingkat kegagalan hanya 4 persen."Teman-teman di perusahaan mengatakan bahwa di sana (Jawa Tengah) okeh upah buruh murah, tapi mereka menghadapi kendala produktivitas yang belum sesuai dengan yang diharapkan perusahaan," ucap Septo.Alhasil, pabrik tutup menyumbang pemutusan hubungan kerja (PHK) dari total sebanyak 6.863 pekerja di Banten yang terkena dampak PHK sepanjang Januari-Oktober 2025.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Hadir pula fitur Emotional Virtual Experience (EVE) yang memungkinkan pelanggan memvisualisasikan konfigurasi kendaraan secara digital dengan tampilan menyerupai foto realistis.Konsumen dapat memperoleh pengalaman VIP Delivery dalam proses serah terima kendaraan yang lebih personal sesuai waktu dan kebutuhan.Dari sisi keberlanjutan, BMW MINI Tunas Bekasi mengimplementasikan sistem pengelolaan limbah berbasis biomaterial.Limbah oli dari layanan purnajual diproses melalui filtrasi bioarik dengan struktur sarang lebah dan bakteri anaerob sehingga residu limbah dapat ditekan hingga di bawah tujuh persen.Teknologi ini digunakan untuk memastikan kualitas pengolahan limbah sesuai standar lingkungan otomotif modern.Seluruh model BMW yang dipasarkan melalui jaringan resmi mendapatkan program BMW Service Inclusive selama enam tahun, garansi lima tahun tanpa batas jarak tempuh.Baca juga: Kebutuhan Regulasi Penjualan Mobil Bekas di IndonesiaKemudian juga perlindungan ban dua tahun, serta layanan BMW Roadside Assistance selama tiga tahun yang mencakup bantuan derek dan mobil pengganti sesuai ketentuan.Peresmian BMW, BMW M, dan MINI Tunas Bekasi menjadi flagship pertama kami di kawasan ini dan mencerminkan investasi strategis untuk memperkuat kehadiran BMW Tunas di Bekasi. Fasilitas baru ini dibangun dengan konsep Retail.Next dengan standar tinggi, kata Rico Setiawan, President Director BMW Tunas.Langkah ini sekaligus memperluas jangkauan BMW Tunas dalam melayani masyarakat Bekasi dan Jakarta Timur, serta menunjukkan keseriusan kami dalam menghadirkan pengalaman ritel otomotif premium yang relevan dengan kebutuhan dan ekspektasi pelanggan masa kini, tambahnya.

| 2026-01-16 09:42