PTPP Targetkan Nilai Kontrak Baru Capai Rp 23,5 Triliun Tahun Depan

2026-01-11 23:38:45
PTPP Targetkan Nilai Kontrak Baru Capai Rp 23,5 Triliun Tahun Depan
JAKARTA, - PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP) memasang target ambisius untuk kinerja tahun 2026.Emiten konstruksi pelat merah ini membidik perolehan nilai kontrak baru sebesar Rp 23,5 triliun.Direktur Utama PTPP, Novel Arsyad, mengatakan proyeksi nilai kontrak baru tahun depan disusun dengan mempertimbangkan berbagai peluang proyek yang ada, termasuk kesinambungan proyek domestik maupun luar negeri.Baca juga: Soal Merger BUMN Karya, Bos PTPP Ungkap Kabar Terbarunya/SUPARJO RAMALAN konferensi pers usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PTPP, Kamis . Sejalan dengan target tersebut, perseroan tetap berfokus pada bisnis inti atau core business agar seluruh proyek dapat dijalankan secara optimal. Evaluasi juga dipastikan dilaksanakan secara menyeluruh.“Untuk berapa nilai kontrak, update kontrak tahun depan kita proyeksikan sekitar Rp 23,5 triliun yang kita proyeksikan di tahun depan. Dan kembali lagi kita akan fokus tetap di core business kita supaya kita memang benar-benar menjalankan itu dengan baik, evaluasi dengan baik,” ujar Novel dalam konferensi pers usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Kamis .Novel menuturkan, hingga akhir 2025 nilai kontrak perseroan masih sejalan dengan target yang telah ditetapkan.Meski waktu yang tersisa tinggal beberapa hari, manajemen masih menunggu sejumlah pengumuman, khususnya terkait penetapan pemenang proyek lewat skema tender.Baca juga: Garap Tiga Proyek IKN, PTPP Raih Kontrak Baru Senilai Rp 3,51 Triliun Di sisi lain, terdapat pula beberapa proyek yang mengalami pergeseran waktu pelaksanaan. Dengan mempertimbangkan kondisi tersebut, capaian kontrak proyek PTPP pada 2025 diperkirakan berada sedikit di bawah target, yakni di kisaran 90 hingga 92 persen dari rencana awal, dan diharapkan tetap dapat dicapai hingga akhir tahun.“Sampai dengan akhir tahun, walaupun tinggal beberapa hari, tapi memang ada yang sedang menunggu pengumuman untuk keputusan pemenang. Ada yang memang bergeser, kalau kami perkirakan sedikit di bawah target 2025, ya mungkin pencapaian kami perkiraannya sekitar 90 sampai 92 persen dari rencana,” paparnya.


(prf/ega)