Cuaca Ekstrem Terjang Suramadu, Tiang PJU Ambruk dan Lalu Lintas Melambat

2026-01-12 03:54:04
Cuaca Ekstrem Terjang Suramadu, Tiang PJU Ambruk dan Lalu Lintas Melambat
BANGKALAN, – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda kawasan Jembatan Suramadu, Jawa Timur, menyebabkan satu tiang Penerangan Jalan Umum (PJU) di atas jembatan ambruk, Minggu sore.Peristiwa ini berdampak pada perlambatan arus lalu lintas penghubung Surabaya–Madura.Kanit PJR Jatim VIII Suramadu AKP Darwoyo mengatakan, pihaknya langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari pengguna jalan sekitar pukul 15.30 WIB.Tiang PJU tersebut tumbang di jalur kendaraan roda empat pada bentang tengah Jembatan Suramadu dan membentang di badan jalan.“Ya betul, kami dapat laporan dari pengguna jalan adanya tiang PJU yang ambruk, kami langsung ke lokasi melakukan pengamanan lalu lintas,” ujar Darwoyo.Baca juga: Hujan Lebat di Tengah Jembatan Suramadu, Pengendara Diminta WaspadaAkibat kejadian itu, jalur kendaraan yang semula bisa dilalui dua lajur terpaksa dipersempit menjadi satu lajur sehingga arus lalu lintas melambat.Darwoyo menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pengelola Jembatan Suramadu untuk melakukan evakuasi tiang PJU yang ambruk tersebut.“Saat ini kami masih menunggu crane dari pengelola Jembatan Suramadu untuk bisa melakukan evakuasi tiang lampu ini,” imbuhnya.Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut karena tiang PJU tidak menimpa kendaraan yang melintas.“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” jelasnya.Baca juga: 5 Fakta Lengkap Kecelakaan Bus Damri di Jembatan Suramadu, Sopir dan Kernet Tewas, 2 Luka BeratSementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangkalan M Zainul Qomar mengatakan, hujan deras dan angin kencang yang terjadi sejak pukul 15.00 WIB juga mengakibatkan sejumlah pohon dan tiang tumbang di beberapa wilayah.“Iya sore ini kami juga masih melakukan evakuasi pohon tumbang di Kecamatan Kamal. Curah hujan dan angin kencang masih berpotensi terjadi sepekan ke depan. Sehingga masyarakat kami imbau berhati-hati,” pungkasnya.


(prf/ega)