Anggaran Penanganan Banjir Semarang Naik Jadi Rp 500 Miliar, DPRD Minta Transparansi

2026-01-12 04:02:54
Anggaran Penanganan Banjir Semarang Naik Jadi Rp 500 Miliar, DPRD Minta Transparansi
SEMARANG, - Anggaran untuk penanganan banjir di Semarang tahun 2026 digelontorkan Rp 500 miliar. Jumlah ini lebih besar jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang senilai Rp 300 miliar.DPRD Kota Semarang meminta pemerintah meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran yang dialokasikan untuk penanggulangan banjir ini.Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Suharsono, mengatakan bahwa semua anggaran harus bisa dipertanggungjawabkan."Jelas dan benar-benar fokus pada penguatan ketahanan infrastruktur," kata Suharsono, Selasa .Baca juga: Banjir Sumatera: Prabowo Minta Guru Beri Pendidikan Lingkungan, Dosen ITB Ungkap 2 Konsep PentingPermintaan tersebut dia lontarkan setelah menyaksikan bencana banjir besar yang melanda beberapa wilayah di Sumatera.Menurutnya, banjir yang meluluhlantakkan banyak daerah di Sumatera seharusnya menjadi refleksi bagi Semarang dalam memperkuat ketahanan infrastruktur kota untuk menghadapi potensi bencana serupa."Saat bencana banjir besar mengguncang Sumatera, kami melihatnya sebagai momen penting bagi kami di Semarang untuk lebih serius dalam merencanakan dan melaksanakan langkah-langkah pencegahan," ujarnya.Menurutnya, Pemerintah Kota Semarang perlu mengambil langkah-langkah preventif yang lebih kuat agar peristiwa serupa tidak terjadi di Ibu Kota Jawa Tengah.Baca juga: Mitigasi Banjir Semarang, BPBD Minta Pompa hingga Kucuran Dana BTT"Kami harus memastikan bahwa Kota Semarang tidak hanya siap merespons setelah bencana, tetapi lebih dari itu, siap mencegahnya," lanjut Suharsono.Dia mencontohkan, Semarang mengalami bencana banjir besar yang merendam 23 kelurahan dan berdampak pada lebih dari 63.000 jiwa pada Oktober 2025.Kerugian materiil yang besar serta korban jiwa menegaskan perlunya evaluasi mendalam terhadap infrastruktur dan pengelolaan bencana di Kota Semarang.Suharsono menekankan bahwa pemerintah Kota Semarang perlu segera memprioritaskan langkah-langkah preventif yang komprehensif.Baca juga: Banjir Semarang Menyusut, Pompa Air Pemprov Jateng Gantian Sedot Banjir di SayungMenurutnya, pemkor perlu mengutamakan pencegahan dengan memperkuat drainase hingga kolam retensi."Kita tidak bisa hanya berharap pada pendekatan reaktif. Pemerintah Kota Semarang perlu mengutamakan pencegahan dengan memperkuat sistem drainase, normalisasi saluran air, serta pemeliharaan dan penguatan kapasitas rumah pompa serta kolam retensi," ungkap Suharsono.


(prf/ega)