"Update" Korban Banjir-Longsor Sumut: 290 Meninggal, 154 Hilang dan 538.792 Mengungsi

2026-01-12 02:02:23
MEDAN, – Jumlah korban meninggal dunia akibat banjir dan longsor di Sumatera Utara sejak Senin terus bertambah.Berdasarkan data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut, total ada 290 orang meninggal dunia.“Update Selasa pukul 08.00, jumlah korban meninggal dunia 290 jiwa, hilang 154 jiwa, 614 terluka dan 538.792 orang mengungsi,” ujar Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati dalam keterangan tertulis.Sri Wahyuni mengatakan hingga saat ini masih ada 17 daerah di Sumut yang terdampak musibah tersebut.Baca juga: Lost Contact Selama Banjir Sumut, Satu Keluarga Ditemukan Tewas Dalam Rumah di MedanLokasi terparah masih berada di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Total korban meninggal dunia 86 orang, luka-luka 508 orang, hilang 85 orang, dan sebanyak 7.382 orang masih mengungsi.Daerah terparah kedua adalah Kabupaten Tapanuli Selatan. Di wilayah tersebut terdapat 79 korban meninggal dunia, 38 orang hilang, 49 orang luka, dan 5.366 warga mengungsi.Lokasi terparah ketiga yaitu Kota Sibolga, dengan 47 korban meninggal dunia, 12 orang hilang, 45 orang luka, dan 17.824 warga mengungsi.Terkait bencana ini, tim SAR gabungan terus mencari korban hilang sembari menyalurkan bantuan melalui udara ke sejumlah wilayah yang masih terisolasi.Presiden Prabowo Subianto juga telah meninjau lokasi bencana di Tapanuli Tengah. Ia memastikan pemerintah hadir memberikan dukungan bagi warga terdampak.“Kita sekarang prioritas bagaimana bisa segera kirim bantuan-bantuan yang diperlukan terutama BBM yang sangat penting. Listrik sebentar lagi saya kira bisa dibuka semuanya. Ada berapa desa yang terisolasi, insya Allah bisa kita tembus,” ucap Prabowo saat peninjauan, Senin .Baca juga: Pilu Satu Keluarga Tewas Dalam Rumah Saat Banjir di Medan, Korban Diduga Keracunan Asap Genset


(prf/ega)