Rumah Subsidi Harus Berkualitas, Bos Tapera: Kalau Tidak, Dzalim

2026-01-14 07:53:58
Rumah Subsidi Harus Berkualitas, Bos Tapera: Kalau Tidak, Dzalim
JAKARTA, - Komisioner Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) Heru Pudyo Nugroho mendorong peningkatan kualitas bangunan rumah subsidi yang dibangun pengembang.Hal ini juga yang menjadi perhatian dari BP Tapera maupun Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).Baca juga: Prabowo Resmikan Akad Massal 50.030 Rumah Subsidi Serentak di Banten"Nah, kalau kemudian dia ngangsur (mencicil selama) 20 tahun menyisihkan sebagian dari penghasilannya, kemudian mendapatkan rumah yang tidak bagus, kurang layak, tentunya kan ya kita merasa dzalim-lah ya terhadap masyarakat kecil-layak-kecil ya, tidak mendapatkan hak yang semestinya," jelas Heru usai akad massal 50.030 rumah subsidi di Serang, Banten, Sabtu .Kolaborasi ini akan terus dilakukan BP Tapera bersama Kementerian PKP agar ada inovasi yang dilahirkan untuk meningkatkan kualitas rumah subsidi.Salah satu inovasi yang akan dibuat adalah membuat katalog kontraktor. Sehingga, pengembang yang ingin menggunakan jasa kontraktor bisa melihat platform yang akan dibuat BP Tapera.Baca juga: Cicilan Rumah Subsidi Paling Mahal Rp 2,5 Juta Per BulanPara kontraktor tersebut tentunya telah disertifikasi BP Tapera maupun Kementerian PKP dengan mendaftarkan diri pada e-katalog."Sehingga, dimanapun pengembang kalau ingin dapat kontraktor yang bagus, ya udah ambil dari e-katalognya Tapera disumbang itu akan kita kembangkan juga. Jadi, marketplace bahan bangunan juga, terus kemudian juga kontraktor juga ke depannya. Ini salah satu upaya ya," jelas Heru.Tahun ini, BP Tapera telah menyasar kurang lebih 60.000 rumah subsidi di 54 kabupaten/kota dijadikan sampling (sampel).Ini merupakan bagian dari upaya BP Tapera untuk memotret ketepatan sasaran rumah subsidi-nya, disamping aspek keterhunian."Biasanya dari keterhunian ini kita evaluasi kalau keterhunian suatu perumahan itu rendah, dibawah 70 persen. Nah, itu pasti biasanya itu ada sesuatu dengan perumahannya. Dari situlah kemudian kita akan evaluasi bersama dengan Kementerian PKP," lanjutnya.Baca juga: Cicilan Rumah Subsidi Paling Mahal Rp 2,5 Juta Per BulanHeru bersyukur, tren tingkat keterhunian rumah subsidi selama 2022 hingga 2025 mengalami peningkatan.Per Kuartal III, tingkat keterhunian rumah subsidi 76 persen, diikuti 2023 sejumlah 92 persen, sementara tahun 2024 hingga saat ini sudah tembus 93 persen.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-14 05:59