Hasto: Saya Berjanji Enggak Mau Jadi Pejabat Negara, Takut Enggak Tahan Godaan

2026-01-12 03:38:53
Hasto: Saya Berjanji Enggak Mau Jadi Pejabat Negara, Takut Enggak Tahan Godaan
JAKARTA, - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Hasto Kristiyanto berjanji tidak mau menjadi pejabat negara.Hal tersebut disampaikan Hasto saat mengisi seminar nasional Refleksi Hari Anti Korupsi Sedunia di Sekolah Partai PDI-P, Selasa .Pada momen ini, Hasto menyinggung partai sebagai sokoguru.Dengan begitu, PDI-P disebut mampu melakukan pembenahan yang sistematis, salah satunya adalah pencegahan korupsi.Baca juga: PDI-P soal Koalisi Permanen: Usulan Mengada-ada, Tak Sesuai Realita Politik“Maka dari situlah saya berjanji, saya enggak mau jadi pejabat negara. Takut enggak tahan godaan,” ujar Hasto.Setelah janji ini, Hasto mengaku sebanyak dua kali pernah ditawari menjadi menteri. Namun, dia menolaknya.“Anggota legislatif saya pernah menjadi anggota dewan, cukup sekali jadi anggota dewan,” ujar dia.Lagi-lagi, Hasto menegaskan tidak mau menjadi pejabat negara.Menurut dia, membangun partai polos juga bagian dari dedikasi membangun bangsa dan negara.“Coba bayangkan ketika menjadi Sekjen saat itu, PDI ini setiap 5 tahun menghasilkan 30.000 lebih calon anggota legislatif. Kami menghasilkan 2 kali 514 calon kepala daerah tingkat kabupaten/kota,” kata dia.Baca juga: Di Depan Prabowo, Gubernur Aceh: Pedagang Naikkan Harga Sembako Sesuka Hati“2 kali 38, kalau sekarang, provinsi calon gubernur. Lalu kalau partai ini enggak berbenah, bagaimana republik bisa baik?” tambah dia.Mengutip pemikiran Presiden ke-1 Indonesia, Soekarno, Hasto menekankan bahwa partai adalah sokoguru negara.“Maka partai harus berbenah. Maka kami lebih memilih institusionalisasi partai politik. Membangun sistem, melakukan pelembagaan partai,” ucap dia.


(prf/ega)