Cara Cek BLT Kesra Rp 900.000 via HP, Lengkap dengan Syarat Penerima

2026-02-02 07:04:35
Cara Cek BLT Kesra Rp 900.000 via HP, Lengkap dengan Syarat Penerima
JAKARTA, – Pemerintah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat atau BLT Kesra 2025 senilai total Rp 900.000 untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Bantuan ini diberikan untuk menjaga daya beli dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga di tengah tekanan ekonomi.Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, penyaluran BLT berlangsung pada Oktober hingga Desember 2025 dengan target 35,04 juta keluarga penerima manfaat (KPM).“BLT Kesra 2025 akan diterima oleh 35.046.783 KPM. Jumlah ini lebih tinggi dari sebelumnya, dan bisa menjangkau sekitar 140 juta orang jika satu keluarga diasumsikan terdiri dari empat anggota,” kata Airlangga, dikutip dari Sekretariat Kabinet, Jumat .Baca juga: BLT Kesra 2025: Siapa Saja yang Jadi Penerima dan Bagaimana Cara Ceknya?BLT Kesra merupakan bantuan tambahan bagi keluarga yang masuk desil 1–4 dalam Data Sosial Ekonomi Nasional (DSEN).Bantuan ini berada di luar PKH dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Penyaluran dilakukan melalui dua jalur, yakni Bank Himbara (18,3 juta keluarga) dan PT Pos Indonesia (17,2 juta keluarga).BLT Kesra diberikan untuk tiga bulan: Oktober, November, dan Desember 2025. Nilai bantuannya sebesar Rp 300.000 per bulan, sehingga total yang diterima KPM mencapai Rp 900.000.Pencairan dapat dilakukan sekaligus atau bertahap, tergantung mekanisme Himbara maupun PT Pos Indonesia.Untuk jalur Himbara, dana langsung masuk ke rekening KKS dan bisa dicairkan lewat ATM BRI, BNI, Mandiri, BTN, atau melalui teller dengan membawa KKS dan KTP.Baca juga: Cek Penyaluran BLT Kesra, Mensos Apresiasi Kinerja PT Pos dan Minta Distribusi DipercepatSementara itu, penyaluran lewat PT Pos dilakukan berdasarkan surat undangan pencairan yang dibawa penerima ke kantor pos atau lokasi yang ditunjuk.Khusus penerima BLT Kesra 2025 yang lansia dan penyandang disabilitas, PT Pos menyediakan layanan penyaluran secara door-to-door.Penerima diimbau rutin memantau saldo KKS atau menghubungi pendamping bansos untuk memastikan jadwal pencairan terbaru.KOMPAS.COM/Fathor Rahman Keluarga sejumlah penerima BLT Kesra yang sedang sakit berada di luar ruangan di Kantor PT Pos Pamekasan, Senin Kriteria penerima BLT Kesra 2025 mencakup:Masyarakat dapat mengecek status penerimaan BLT melalui dua kanal resmi, yaitu situs Kemensos dan aplikasi Cek Bansos.Jika nama muncul, berarti Anda terdaftar sebagai penerima BLT Kesra 2025 dan dapat memantau saldo KKS atau menunggu undangan pencairan dari kantor pos.Baca juga: Kantor Pos Pluit Diserbu Penerima BLT Kesra Rp 900.000, Warga BerdesakanHasil pencarian akan menunjukkan status penerimaan bansos dan lokasi penyaluran bantuan.BLT Kesra disalurkan secara bertahap hingga Desember 2025. Di beebrapa daerah sudah mulai menerima bantuan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di bank-bank Himbara maupun kantor pos.Untuk itu, masyarakat disarankan rutin mengecek saldo KKS, memantau pencairan melalui aplikasi resmi, atau menanyakan jadwal pencairan kepada desa dan pendamping bansos.Pemantauan rutin membantu mencegah keterlambatan dan memastikan bantuan diterima tepat waktu.


(prf/ega)

Berita Lainnya

Berita Terpopuler

#2

Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 12 Tahun 2025 yang mengatur Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yang ditanggung pemerintah untuk kendaraan listrik tertentu.Namun, penghentian insentif diprediksi membuat penjualan BEV pada tahun depan melambat.“Tentu itu akan merubah penjualan mobil listrik, apalagi saat ini kondisi ekonomi kita masih menantang. Penggerak roda industri otomotif kan pada middle income class,” ujar Yannes saat ditemui belum lama ini.Meski begitu, Yannes menekankan bahwa pasar kendaraan elektrifikasi secara keseluruhan belum tentu melemah.“Total segmentasi BEV kemungkinan akan melambat, tetapi pertumbuhan kelak akan digerakkan BEV rakitan lokal ya,” lanjutnya.Meski begitu, Yannes menilai pasar kendaraan elektrifikasi secara keseluruhan belum tentu melemah. Segmen hybrid electric vehicle (HEV) diperkirakan akan tumbuh, karena menawarkan kombinasi efisiensi bahan bakar tanpa kekhawatiran jarak tempuh.“Segmentasi HEV akan sangat subur, karena konsumen rasional akan memilih HEV sebagai safe haven. Efisiensi BBM ada, range anxiety nol,” ujar Yannes.Ia menambahkan, untuk menjaga momentum pertumbuhan kendaraan listrik, peran kelas menengah menjadi kunci.“PR kita pertama adalah menaikkan middle income class kita. Ekonomi tolong buktikan bisa tembus 5,4 persen tahun ini dan 6 persen di tahun depan,” kata Yannes.Baca juga: Mobil Listrik Indonesia: BYD Dominasi, Jaecoo dan Wuling Bersaing/Adityo Wisnu Mobil hybrid Rp 300 jutaan“Dan janji di 2029 tercapai, yaitu 8 persen. Itu baru kita bisa belanja dengan enak lagi,” tutupnya.Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil berbasis baterai sepanjang 2025 mencatat pertumbuhan signifikan.Dari Januari hingga November 2025, wholesales BEV telah mencapai 82.525 unit, naik 113 persen dibanding periode sama tahun lalu.Segmen PHEV juga mencatat lonjakan luar biasa, meningkat 3.217 persen menjadi 4.312 unit, sementara mobil hybrid mengalami pertumbuhan 6 persen, dari 53.986 unit pada periode sama tahun lalu menjadi 57.311 unit.

| 2026-02-02 07:01