WASHINGTON, - Pemerintah Amerika Serikat mengaku bertanggung jawab atas tabrakan pesawat American Airlines dan helikopter yang menewaskan 67 orang di Bandara Nasional Ronald Reagan, Washington, awal tahun ini.Hal itu terungkap dari dokumen pengadilan yang diajukan pada Rabu .Dikutip dari AFP, Kamis , berkas setebal 209 halaman yang diajukan oleh Departemen Kehakiman AS merupakan bagian dari gugatan perdata oleh salah satu korban.Gugatan itu ditujukan kepada pemerintah AS dan maskapai penerbangan komersial yang mengoperasikan pesawat tersebut."Pemerintah AS mengakui bahwa mereka memiliki kewajiban untuk berhati-hati terhadap para penggugat, yang telah mereka langgar, sehingga secara langsung menyebabkan kecelakaan tragis tersebut," demikian bunyi awal dokumen tersebut.Baca juga: Ketegangan Meluas, AS Kini Kerahkan Pasukan ke EkuadorDalam dokumen pengadilan, pemerintah mengakui risiko keselamatan tabrakan di udara tidak dapat dikurangi hingga nol di wilayah udara di luar Bandara Reagan.Pihak berwenang juga mengakui kegagalan pilot Angkatan Darat AS yang mengoperasikan helikopter Black Hawk untuk menjaga kewaspadaan, sehingga dapat melihat dan menghindari pesawat lain."Kegagalan mereka merupakan penyebab langsung dan utama dari kecelakaan tersebut," sebut dokumen itu.Berkas pengadilan tersebut juga menyebutkan tindakan tidak pantas yang dilakukan oleh seorang pengontrol lalu lintas udara di bandara.Baca juga: Trump Tekan PM Baru Ceko agar Beli Jet Tempur F-35 ASAwal tahun ini, investigasi awal oleh Dewan Keselamatan Transportasi Nasional AS (NTSB) menyoroti kerusakan instrumen dan masalah komunikasi sebagai kemungkinan faktor penyebab kecelakaan tersebut.Penyelidikan menemukan, peringatan pengontrol lalu lintas udara kepada helikopter tentang jet tersebut tidak terdengar jelas.Sementara, helikopter tidak menerima instruksi penting untuk berbelok keluar dari jalur penerbangan beberapa saat sebelum tabrakan di udara.Investigasi penuh NTSB, yang dapat memakan waktu hingga satu tahun, masih berlangsung dan laporan akhir masih tertunda.Baca juga: Polisi AS Minta Bantuan Warga Cari Penembak Brown University, Imbalan Rp 833 JutaUntuk diketahui, kecelakaan itu terjadi setelah American Airlines yang datang dari Wichita, Kansas bertabrakan di udara dengan helikopter Sikorsky H-60 yang dikenal sebagai Black Hawk. Juru bicara militer mengatakan, helikopter militer Black Hawk yang terlibat dalam kecelakaan tersebut sedang dalam penerbangan latihan. Rekaman dari kamera pengamatan di John F. Kennedy Center for the Performing Arts di dekatnya memperlihatkan sebuah pesawat kecil yang diduga helikopter, bertabrakan dengan pesawat jet penumpang di ketinggian rendah, diikuti oleh ledakan keras. Situs pelacakan radar menampilkan pesawat jet itu jatuh ke Sungai Potomac, AS.
(prf/ega)
Pemerintah AS Akui Bertanggung Jawab atas Tabrakan Pesawat dan Helikopter Awal Tahun Ini
2026-01-12 16:31:19
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 16:55
| 2026-01-12 16:41
| 2026-01-12 15:35
| 2026-01-12 14:44










































