Farhan "Ngobrak-abrik" APBD buat Bayar Kompensasi Sopir Angkot Libur: Kita Belum Berhasil

2026-02-05 06:02:51
Farhan
BANDUNG, - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, memastikan bahwa Pemerintah Kota Bandung hingga saat ini belum menerima surat keputusan penghentian operasional angkutan kota (angkot) di Kota Bandung selama dua hari mulai tanggal 31 Desember 2025 dan 1 Januari 2026.Meskipun secara teknis rencana tersebut sudah matang, Farhan menyebut pihaknya masih menunggu payung hukum resmi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat selaku inisiator kebijakan tersebut."Sampai hari ini kita belum dapat SK dari gubernur. Kita sudah siap. cuma memang SK-nya kita tunggu," kata Farhan di hotel Grand Arjuna, Jalan Ciumbuleuit, Kota Bandung, Selasa .Selain itu, Farhan mengatakan kompensasi pembayaran kepada sopir dan pemilik angkot diserahkan sepenuhnya kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat.Hal ini dikarenakan anggaran daerah Kota Bandung tidak mengalokasikan dana khusus untuk kompensasi tersebut secara mendadak.Baca juga: Angkot Bandung Libur 2 Hari Saat Tahun Baru, Sopirnya Dapat Rp 500 RibuMenurut Farhan, Pemerintah Kota Bandung sudah berupaya untuk mencari anggaran dari pos-pos lainnya yang bisa digunakan untuk membayar kompensasi sebesar Rp 250.000 per hari kepada sopir dan pemilik angkot. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil."Kita belum berhasil ngobrak-abrik APBD untuk mengeluarkan anggaran ekstra," ucap Farhan.Farhan memastikan, Pemkot Bandung hanya menjadi fasilitator dalam penerapan penghentian operasional angkot di Kota Bandung selama pergantian tahun. Segala urusan pembiayaan dan instruksi teknis akan mengikuti kebijakan dari Gubernur Jawa Barat."Itu semua kan dari Pak Dedi Mulyadi. Intinya, kita akan selalu ikut arahan Gubernur dan mendukung arahan Gubernur," kata Farhan.Sebelumnya, Angkutan Kota (Angkot) di Kota Bandung dipastikan tidak akan beroperasi selama dua hari pada momen pergantian tahun 2026.Kebijakan ini diambil sebagai upaya menekan angka kemacetan di Kota Bandung pada malam pergantian tahun baru agar wisatawan dan masyarakat bisa menikmati liburan dengan lebih nyaman.Diliburkannya operasional angkot tersebut dibenarkan oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Rasdian Setiadi. Ia menyebut kebijakan ini berlaku serentak untuk seluruh trayek yang ada di wilayahnya tanpa terkecuali."Rencana tanggal 31 Desember 2025 dan 1 Januari 2026 angkot Kota Bandung diliburkan atau tidak operasional selama dua hari," kata Rasdian saat dihubungi, Selasa .Rasdian memastikan rencana meliburkan angkot sudah disampaikan ke tingkat provinsi. Pertemuan dengan koperasi maupun operator angkot juga sudah dilakukan dengan estimasi kompensasi total Rp 500.000 bagi sopir yang tidak beroperasi selama dua hari tersebut.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

“Fitur ini dapat memberi kendali kepada pengguna untuk menetapkan batas waktu menonton Shorts. Intervensi kecil seperti ini penting untuk membantu anak dan remaja belajar mengatur diri, jelas Graham.Pantauan KompasTekno, area Mental Health Shelf dan fitur pembatasan Shorts memang sudah bisa dijajal di Indonesia.Seperti disebutkan di atas, rak Mental Health Shelf yang dilabeli From health sources akan muncul ketika pengguna memasukkan kata kunci yang berkaitan dengan penyakit mental.Baca juga: MTV Tutup Lima Channel Musik Akhir 2025, Tergeser YouTube dan Medsos?Sementara fitur pembatasan YouTube Shorts bisa diakses melalui menu pengaturan, tepatnya Settings > Time management > dan Shorts feed limit./Bill Clinten Fitur pembatasan waktu menonton Shorts yang baru dirilis YouTube di Indonesia.Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja mengatakan kedua fitur ini merupakan komitmen YouTube untuk membantu remaja Indonesia membangun kebiasaan digital yang lebih sehat serta mengakses informasi yang lebih bertanggung jawab.Di Indonesia, Suwandi menyebut kesehatan mental remaja akan menjadi salah satu fokus dan perhatian YouTube di Indonesia.“Kami sangat serius dengan komitmen kami soal kesehatan mental, dan ini akan menjadi topik yang akan terus menjadi fokus YouTube ke depannya,” kata Suwandi./Bill Clinten Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja dalam acara Beranda Jiwa di kantor Google Indonesia di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis .Meski jadi fokus YouTube di masa depan, Suwandi menambahkan bahwa dukungan kreator dan pakar menjadi elemen penting agar komitmen ini juga bisa dijalankan dengan baik.Baca juga: YouTube Sulap Video Burik Lawas Jadi Bening dengan AI“Kami membutuhkan bantuan dan kerja sama untuk melanjutkan komitmen kami dan program terkait kesehatan mental di masa depan, sekaligus memperluas jangkauannya,” pungkas Suwandi.

| 2026-02-05 03:27