Intensitas Event Dorong KEK Mandalika Masuk Fase Pengembangan Baru

2026-01-11 14:59:33
Intensitas Event Dorong KEK Mandalika Masuk Fase Pengembangan Baru
JAKARTA, — Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang dikembangkan oleh InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) memasuki fase pengembangan tahap berikutnya atau Next Chapter of The Mandalika.Ini seiring meningkatnya intensitas event dan aktivitas kawasan.Hal tersebut disampaikan Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko sekaligus Pelaksana Harian (Plh.) Direktur Utama ITDC Ahmad Fajar dalam ajang Indonesia SEZ Business Forum 2025.Baca juga: Mandalika Jadi Magnet Wisata, Pengunjung Mancanegara TerkesanKOMPAS.COM/IDHAM KHALID Sirkuit MandalikaDalam fase pengembangan baru ini, ITDC menyiapkan sejumlah inisiatif strategis, mulai dari masuknya brand internasional, pengembangan marina untuk memperkuat konektivitas laut, pembentukan eastern premium zone, penguatan central zone sebagai tuan rumah event global, hingga komersialisasi kawasan hunian serta retail–lifestyle guna mendukung aktivitas ekonomi jangka panjang.ITDC menegaskan peran strategis KEK Mandalika sebagai destinasi sportstainment sekaligus pencipta nilai tambah (value creator) bagi perekonomian nasional, khususnya melalui pemanfaatan Pertamina Mandalika International Circuit sebagai traffic puller kawasan.“Mandalika tidak hanya kami posisikan sebagai destinasi pariwisata, tetapi sebagai mesin penggerak ekonomi kawasan. Setiap aktivasi di sirkuit dan kawasan dirancang untuk menciptakan multiplier effect yang nyata, mulai dari peningkatan kunjungan wisatawan, penguatan perputaran ekonomi lokal, hingga penyerapan tenaga kerja,” ujar Ahmad Fajar dalam siaran pers, Rabu .Ia memaparkan, berbagai ajang internasional yang digelar di Pertamina Mandalika International Circuit memberikan dampak ekonomi yang signifikan.Baca juga: MotoGP Mandalika dan Strategi Membangun Ekonomi Lokal Lewat SekolahAjang MotoGP Indonesia, misalnya, mencatat tren peningkatan jumlah penonton dari tahun ke tahun dengan total penonton mencapai 140.324 orang.


(prf/ega)