NEW YORK, - Harga emas dunia naik ke level tertinggi dalam enam minggu pada akhir perdagangan Senin waktu setempat atau Selasa pagi WIB. Penguatan ini dipicu meningkatnya keyakinan pasar bahwa bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (The Fed), akan segera memangkas suku bunga, serta didukung pelemahan dollar AS.Mengutip Reuters, harga emas di pasar spot naik 0,3 persen ke level 4.241,27 dollar AS per ons, yang merupakan level tertinggi sejak 21 Oktober 2025. Sedangkan kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Februari naik 0,5 persen menjadi ke level 4.274,80 dollar AS per ons.Dollar AS melemah ke posisi terendah dalam dua pekan, membuat harga emas menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya, sehingga meningkatkan minat investor pada logam kuning ini. "Ekspektasi pemangkasan suku bunga yang terus meningkat, ditambah tekanan inflasi yang masih berada di atas target The Fed, menjadi faktor utama yang menopang harga emas," ujar Direktur Perdagangan Logam High Ridge Futures, David Meger.Baca juga: Harga Emas Dunia Turun Tipis, Pasar Menimbang Peluang Pemangkasan Suku Bunga The FedPelaku pasar kini memperkirakan peluang sebesar 87 persen untuk The Fed memangkas suku bunganya pada Desember 2025, menurut Fedwatch. Perkiraan itu menyusul rilis data ekonomi AS yang lebih lemah serta komentar dovish dari sejumlah pejabat The Fed, termasuk Gubernur Christopher Waller dan Presiden The Fed New York John Williams.Sebagai aset tanpa imbal hasil, emas memang biasanya diuntungkan ketika suku bunga turun.Pasar kini menantikan sejumlah data penting AS yang dirilis pekan ini, termasuk laporan ketenagakerjaan ADP untuk November, serta indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) di September, yang menjadi indikator inflasi favorit The Fed.Baca juga: Harga Emas Dunia Mendekati Puncak Sepekan, Pasar Yakin The Fed Pangkas Suku Bunga Pidato Ketua The Fed Jerome Powell yang akan disampaikan pada Senin malam waktu setempat juga dinilai dapat memberikan petunjuk tambahan mengenai arah kebijakan moneterSelain itu, ekspektasi bahwa calon Ketua The Fed berikutnya akan lebih dovish turut menjadi sentimen positif bagi logam mulia. Penasihat ekonomi Gedung Putih, Kevin Hassett, pada Minggu menyatakan dirinya siap jika ditunjuk menjadi Ketua The Fed berikutnya, sementara Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengindikasikan bahwa pengumuman resmi bisa keluar sebelum Natal.“Kami masih melihat emas dan perak berada pada tren sideways ke bullish,” kata Meger.
(prf/ega)
Harga Emas Dunia Sentuh Level Tertinggi Dalam 6 Pekan, Imbas Ekspektasi Suku Bunga The Fed
2026-01-12 06:35:53
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:39
| 2026-01-12 05:48
| 2026-01-12 05:34
| 2026-01-12 05:33
| 2026-01-12 05:08










































