[HOAKS] Video Piton Raksasa Berkeliaran Saat Banjir Sumatera

2026-01-12 07:18:56
[HOAKS] Video Piton Raksasa Berkeliaran Saat Banjir Sumatera
Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar. - Di media sosial beredar video yang memperlihatkan penampakan ular piton raksasa saat banjir melanda Sumatera.Sebuah video menampilkan piton raksasa di kampung yang terendam banjir. Sementara video lainnya, memperlihatkan piton berenang di dekat perahu karet yang dinaiki warga.Namun berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, vide tersebut dihasilkan artificial intelligence (AI).Video yang diklaim penampakan piton raksasa saat banjir Sumatera dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini, pada Desember 2025.Berikut narasi yang dibagikan:Ular piton tiba tiba keluar sa'at terjadi banjir bandang di SumatraScreenshot Hoaks, video AI ular piton raksasa saat banjir SumateraTiga provinsi di Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dilanda banjir bandang pada November-Desember 2025.Ratusan desa terdampak banjir, dan mengakibatkan ratusan ribu warga harus meninggalkan tempat tinggal mereka untuk mengungsi.Namun, tidak ada pemberitaan atau laporan dari pihak berwenang tentang adanya piton raksasa yang berkeliaran saat banjir.Kemudian, Kompas.com mengecek video yang beredar di Facebook dengan Hive Moderation untuk mendeteksi apakah konten dihasilkan AI.Video menampilkan piton raksasa di kampung yang terendam banjir terdeteksi memiliki probabilitas mencapai 99,9 persen dihasilkan AI.Screenshot Hasil deteksi Hive Moderation untuk video ular berkeliaran di kampung saat banjirSementara itu, video piton berenang di dekat perahu karet yang dinaiki warga terdeteksi memiliki probabilitas mencapai 99,7 persen dihasilkan AI.Screenshot Hasil deteksi Hive Moderation untuk video piton raksasa berenang di dekat perahu karetBerdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video yang diklaim penampakan piton raksasa saat banjir Sumatera adalah hoaks.Setelah diperiksa menggunakan Hive Moderation, video yang beredar di Facebook itu terdeteksi dihasilkan AI.


(prf/ega)