Rekap Hasil Kumamoto Masters Japan 2025: Beda Nasib Ubed dan Alwi

2026-01-14 10:41:08
Rekap Hasil Kumamoto Masters Japan 2025: Beda Nasib Ubed dan Alwi
- Dua tunggal putra muda Indonesia, Alwi Farhan dan Moh Zaki Ubaidillah, tampil dengan hasil kontras pada babak pertama Kumamoto Masters Japan 2025, Rabu .Alwi Farhan sukses melangkah ke babak kedua, sementara Moh Zaki Ubaidillah atau Ubed harus tersingkir setelah melawan wakil Thailand, Panitchaphon Teeraratsakul.Langkah Moh Zaki Ubaidillah harus terhenti di babak pembuka Kumamoto Masters Japan 2025.Bertanding di Kumamoto Prefectural Gymnasium, Jepang, Ubed menyerah setelah duel tiga gim melawan Panitchaphon Teeraratsakul dengan skor 21-17, 19-21, 10-21.Padahal, Ubed sempat tampil gemilang pada gim pertama dengan permainan agresif dan serangan tajam di depan net.Baca juga: Hasil Kumamoto Masters Japan 2025: Comeback Manis, Gregoria ke 16 BesarIa berhasil mengamankan gim pembuka 21-17 dan bahkan unggul jauh 10-4 pada gim kedua.Namun, momentum tersebut hilang setelah dirinya mengalami luka di tangan kanan dan harus mendapatkan perawatan medis.Setelah jeda, Teeraratsakul mampu membalikkan keadaan. Ubed kehilangan fokus dan akhirnya gagal mempertahankan keunggulan.Gim kedua berakhir dengan kekalahan 19-21, dan pada gim penentuan, Ubed kesulitan keluar dari tekanan lawan hingga kalah 10-21.Hasil ini membuat harapan tunggal putra Indonesia menipis di turnamen Super 500 tersebut.Kini, perhatian tertuju pada Alwi Farhan yang menjadi satu-satunya wakil tersisa di sektor tunggal putra.Baca juga: Kumamoto Masters Japan 2025: Kunci Kadek Dhinda Kalahkan Unggulan ThailandBerbeda dengan Ubed, Alwi Farhan tampil meyakinkan dan memastikan langkahnya ke babak kedua Kumamoto Masters Japan 2025.Pebulu tangkis muda itu menang dua gim langsung atas wakil tuan rumah, Takuma Obayashi, dengan skor 21-15, 21-10.Bertanding di lapangan satu Kumamoto Prefectural Gymnasium, Alwi memulai pertandingan dengan tempo tinggi.Dok. PBSI Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah, saat beraksi pada babak kualifikasi Kumamoto Masters Japan 2025 di Kumamoto Prefectural Gymnasium, Jepang, Selasa Smes menyilang dan serangan cepatnya membuat Obayashi kesulitan keluar dari tekanan.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

YouTube menyediakan laman Family Center untuk membantu orangtua memantau penggunaan YouTube akun anak-anak mereka. Di laman itu, terdapat pilihan untuk menambahkan profil YouTube Kids dan akun YouTube anak remaja mereka, sebagai akun yang diawasi.Laman Family Center sering digunakan oleh orangtua dengan anak berusia di bawah 18 tahun. Di laman ini, ada pengingat Take a Break dan Bedtime yang sudah aktif secara otomatis untuk pengguna berusia di bawah 18 tahun.Pengingat Take a Break adalah notifikasi yang mengingatkan pengguna untuk beristirahat sejenak dari melihat layar HP, sedangkan Bedtime adalah notifikasi yang mengingatkan anak bahwa waktu tidur mereka akan tiba dan mereka harus bersiap-siap untuk beristirahat.Sebagai pelengkap dua hal tersebut, pada akhir tahun ini, YouTube berencana untuk memperluas fitur Shorts Daily Time Limit pada orangtua.Ayah dan ibu yang menggunakan akun yang memiliki akun yang akan diawasi, bisa secara proaktif menetapkan batas durasi menjelajah feed YouTube Shorts yang tidak bisa diabaikan.Ini merupakan tambahan dari hal lain yang sudah kami miliki yaitu pengingat 'Taking a Break' dan 'Bedtime', tutur Graham.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Main HP Sebelum Tidur, Ini Dampaknya Dok. Freepik/Freepik Orangtua bisa gunakan fitur Shorts Daily Time Limit agar anak tidak lupa waktu menonton YouTube Shorts. Terkait fitur pembatasan durasi menjelajah feed YouTube Shorts, Graham mengatakan, hal ini bisa membantu anak memahami regulasi waktu penggunaan platform digital mereka.Jadi, ketika anak-anak scrolling Shorts, aplikasi akan 'menyundul' mereka (memberi notifikasi), yaitu intervensi kecil yang menurut pakar perkembangan anak penting dalam pengaturan diri anak-anak, tutur dia.Anak-anak tetap diizinkan untuk memegang kendali akan akun YouTube untuk mengakses feed YouTube Shorts, tapi mereka tidak akan lupa waktu seperti sebelumnya.Melalui fitur Shorts Daily Time Limit yang sudah diatur oleh orangtua, anak jadi paham bahwa mereka hanya boleh mengakses YouTube Shorts berapa lama, sehingga lambat laun sudah terbiasa dan dengan sendirinya bisa mengatur waktu mereka di YouTube.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Makan Sambil Main HP, Ini Kata Psikolog

| 2026-01-14 10:36