Buronan Gembong Narkoba Dewi Astutik Ditangkap BNN dan Interpol di Kamboja

2026-01-12 06:24:53
Buronan Gembong Narkoba Dewi Astutik Ditangkap BNN dan Interpol di Kamboja
- Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menangkap gembong narkoba sekaligus buronan internasional, Dewi Astutik alias Mami.Penangkapan ini merupakan hasil kerja sama antara BNN, Kepolisian Kamboja, KBRI Phnom Penh, Atase Pertahanan RI di Kamboja, serta Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI.Dewi Astutik diketahui sebagai aktor intelektual di balik penyelundupan dua ton sabu jaringan Golden Triangle yang digagalkan pada Mei 2025.Baca juga: Polisi Telusuri Identitas Asli Dewi Astutik, Buronan BNN Kasus Penyelundupan 2 Ton Sabu Asal PonorogoDewi Astutik juga diketahui terlibat dengan sejumlah kasus besar pada 2024 yang terkait jaringan Golden Crescent.Dilansir dari Kompas.com, Selasa , Dewi diringkus di Sihanoukville, Kamboja, melalui operasi senyap lintas negara yang dipimpin Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, Roy Hardi Siahaan.Wanita yang juga menjadi buronan otoritas Korea Selatan ini ditangkap saat hendak menuju lobi sebuah hotel di Sihanoukville.Seusai ditangkap, Dewi Astutik dibawa ke Phnom Penh untuk proses verifikasi identitas dan penyerahan resmi antarotoritas.Baca juga: Buronan BNN 2 Ton Sabu Gunakan Identitas Palsu, Polisi Pastikan Bukan Dewi AstutikDi Indonesia, Dewi akan menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap alur pendanaan, logistik, serta pihak-pihak yang terlibat.Jaringan ini diketahui aktif mendistribusikan berbagai jenis narkotika, termasuk kokain, sabu, dan ketamin, ke wilayah Asia Timur dan Asia Tenggara.BNN menegaskan, penangkapan ini akan berlanjut pada pembongkaran seluruh struktur jaringan yang selama ini beroperasi secara masif dan terorganisasi.Baca juga: Dewi Astutik Asal Ponorogo Diduga Otak Penyelundupan 2 Ton Sabu di Perairan KepriKOMPAS.COM/SUKOCO Lingkungan Desa Balong, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, alamat yang tertera di foto copy ktp maupun passport atas nama Dewi Astutik yang menjadi buron BNN terkait penyelundupan sabu sabu seberat 2 ton. Warga desa setempat kenal dengan foto yang beredar di pemberitaan, tapi namanya bukan Dewi Astutik.Nama Dewi Astutik mencuat ketika BNN membongkar peredaran heroin seberat 2,76 kilogram di Bandara Soekarno-Hatta dari pria berinisial ZM pada 24 September 2024.Saat pemeriksaan, ZM mengatakan bahwa heroin yang dibawanya akan diserahkan kepada SS. BNN lantas bergerak menangkap SS dan mendapati nama pelaku lain, yakni AH.Baca juga: Ammar Zoni Tanggapi Keterbatasan Fasilitas di Nusakambangan, Sidang Kasus Narkoba DitundaTernyata, AH adalah orang yang memerintahkan ZM dan SS untuk mengambil heroin dari Dewi Astutik di Kamboja.Dikutip dari Kompas.com , Dewi Astutik diketahui telah bergabung dengan jaringan narkoba internasional, golden triangle dan memiliki peran signifikan dalam hal peredaran narkoba.


(prf/ega)