PAM Jaya Ungkap Alasan Pipa Sering Bocor: Usianya Sudah 103 Tahun

2026-02-02 06:43:14
PAM Jaya Ungkap Alasan Pipa Sering Bocor: Usianya Sudah 103 Tahun
Dirut PAM Jaya Arif Nasrudin membeberkan penyebab utama sering terjadinya kebocoran pipa air di Jakarta. Ternyata, sebagian besar jaringan pipa air bersih di ibu kota sudah berusia 103 tahun."Pipa-pipa kita itu ada yang usianya sudah 103 tahun. Jadi, lebih tua dari usia negara ini," kata Arif, Minggu .Arif menjelaskan, sebagian jaringan pipa itu dibangun sejak masa kolonial Belanda pada tahun 1922. Salah satu peninggalan yang masih berfungsi adalah reservoir di kawasan Pasar Rebo, yang memiliki kapasitas tampung hingga 20 juta liter air."Itu reservoir pertama yang dibangun Belanda, bentuknya unik, seperti kuburan Cina, di depan kecil, di belakangnya luas sekali," ujarnya.Namun, umur infrastruktur yang sudah sangat tua membuat kebocoran air atau non-revenue water (NRW) di Jakarta masih tinggi. Arif mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan rencana untuk mengganti jaringan pipa lama secara bertahap, namun biayanya tidak kecil."Kami butuh tambahan pendanaan sekitar Rp 14 triliun untuk memperbarui pipa-pipa tersebut. Kalau sudah diganti, airnya nanti bisa langsung diminum," tuturnya.Ia menambahkan, peremajaan jaringan pipa menjadi kunci penting agar layanan air bersih Jakarta semakin andal dan berkualitas. "Kalau airnya bagus, insyaallah stunting berkurang, penyakit karena air bisa ditekan, dan masyarakat makin sehat," imbuhnya.Simak juga Video 'Era Baru Air Jakarta: Mungkinkah IPO PAM Jaya Jadi Kunci Keberlanjutan?':[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Hans Patuwo bukan sosok baru di lingkungan GoTo. Ia telah bekerja hampir delapan tahun di ekosistem Gojek, GoPay, dan GoTo. Ia bergabung dengan Gojek pada 2018 sebagai Chief Operating Officer, dengan fokus pada penguatan operasional dan ekosistem mitra driver.Pada 2021, Hans dipercaya memimpin unit bisnis yang kemudian berkembang menjadi GoTo Financial. Di posisi tersebut, ia mengawasi peluncuran layanan pinjaman dan pengembangan aplikasi GoPay, yang kini menjadi salah satu platform fintech terbesar di Indonesia.Baca juga: KPPU Denda TikTok Rp 15 Miliar Karena Telat Lapor Akuisisi TokopediaAwal 2024, Hans ditunjuk sebagai Chief Operating Officer GoTo dan bertanggung jawab atas strategi grup serta proyek migrasi cloud perusahaan. Perannya kembali diperluas pada Juli 2025, ketika ia dipercaya sebagai Presiden On-Demand Services.Sebelum bergabung dengan Gojek, Hans memiliki pengalaman internasional dengan bekerja di Amerika Serikat, China, dan Singapura. Ia juga pernah menjabat sebagai Partner di firma konsultan manajemen global McKinsey.YouTube.com/Gojek Goto, layanan Gojek dan Tokopedia.Penunjukan CEO baru ini terjadi di tengah sorotan pasar terhadap arah strategis perusahaan hasil merger antara Gojek dan Tokopedia itu.Berdasarkan laporan Bloomberg, saham GoTo tercatat naik sekitar 20 persen sepanjang kuartal ini di Bursa Efek Indonesia, mengungguli kinerja sejumlah perusahaan ride-hailing dan pengantaran global.Kenaikan saham tersebut terjadi menjelang Rapat Umum Pemegang Saham yang menjadi momen penting bagi arah strategis perusahaan, termasuk persetujuan pengangkatan Hans Patuwo sebagai CEO baru.Meski saham GoTo menguat, valuasi perusahaan masih jauh dari masa awal IPO. Kapitalisasi pasar GoTo kini berada di bawah 5 miliar dollar AS, turun drastis dari puncaknya yang sempat menembus 30 miliar dollar AS pada 2022.

| 2026-02-02 04:50