SERANG, – Banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Serang, Banten, setelah hujan berintensitas tinggi menyebabkan Sungai Cikalumpang meluap.Akibat banjir tersebut, sebanyak 568 rumah dengan total 2.125 jiwa terdampak di enam desa yang tersebar di tiga kecamatan.Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang Ajat Sudrajat mengatakan, banjir terjadi setelah hujan deras melanda wilayah tersebut selama tiga hari terakhir sehingga daerah aliran sungai (DAS) Cidanau dan Cikalumpang meluap.“Ketinggian air yang menggenangi permukiman warga dengan tinggi muka air bervariatif 20–120 cm dan akses jalan terhambat,” kata Ajat kepada wartawan melalui keterangannya di Serang, Kamis .Baca juga: Banjir Sungai Cidanau Rendam Rumah dan Ponpes di Cinangka SerangAjat menyebutkan, wilayah terdampak banjir meliputi Kecamatan Padarincang, yakni Desa Citasuk, Desa Padarincang, Desa Batukuwung, dan Desa Kalumpang.Selain itu, banjir juga terjadi di Kecamatan Cinangka, tepatnya di Desa Rancasangga, serta Kecamatan Gunungsari yang meliputi Desa Ciherang.Terkait kondisi warga terdampak, Ajat mengatakan sebagian besar warga telah melakukan evakuasi secara mandiri dengan mengungsi ke rumah sanak keluarga atau ke tempat yang lebih aman.“Tim sudah diterjunkan menuju lokasi untuk melakukan penanganan evakuasi. Namun, kondisi ketinggian air sudah berangsur mulai surut,” ujar Ajat.Saat ini, Pemerintah Kabupaten Serang telah menetapkan status siaga darurat bencana menyusul terjadinya banjir di sejumlah wilayah tersebut.“Bisa dinaikan menjadi tanggap darurat berdasarkan analisa lapangan,” tandas dia.
(prf/ega)
Sungai Cikalumpang Meluap, 568 Rumah di Kabupaten Serang Terendam Banjir
2026-01-12 12:18:54
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 12:30
| 2026-01-12 12:08
| 2026-01-12 10:46
| 2026-01-12 10:39










































