Timnas U22 Indonesia Vs Mali, Dua Babak Krusial Penentu Nasib Pemain untuk SEA Games

2026-02-03 23:17:33
Timnas U22 Indonesia Vs Mali, Dua Babak Krusial Penentu Nasib Pemain untuk SEA Games
- Timnas Indonesia U22 bersiap menghadapi duel Indonesia vs Mali pada laga persahabatan internasional, Sabtu pukul 20.00 WIB.Pertandingan Timnas U22 Indonesia vs Mali masuk rangkaian persiapan menuju SEA Games 2025.Mayoritas pemain muda Mali juga berkarier di Eropa, termasuk Issa Traore dari Bayer Leverkusen, Ibrahim Kanate dari Anderlecht, dan Sekou Kone dari Manchester United.Perbedaan kualitas ini bisa menjadi hambatan besar bagi Timnas Indonesia. Laga uji coba sebelumnya pun belum memberi sinyal positif.Garuda Muda hanya meraih hasil imbang 1-1 dan kalah 1-2 dari India saat pemusatan latihan bulan lalu.Salah satu skenario terburuk adalah Timnas Indonesia terbawa tempo tinggi Mali.Dengan komposisi pemain muda yang tampil reguler di Eropa, Mali berpotensi menguasai penguasaan bola serta memenangi duel fisik.Terlepas dari itu, Indra Sjafri menegaskan pertandingan ini penting untuk memvalidasi kualitas skuadnya.Baca juga: Prediksi Line-up Timnas U22 Indonesia Vs Mali, Ivar Jenner Main?“Untuk itu gunanya, 2x45 menit kita jadikan wadah untuk memvalidasi,” ujar Indra Sjafri.Ia juga menyebut masih ada posisi yang dipantau ketat, terutama gelandang.“Sekarang ada posisi-posisi yang mungkin kami ganti, untuk memastikan mana pemain A, pemain B mana yang lebih baik."Persaingan gelandang mencakup Ivar Jenner, Rivaldo Pakpahan, Arkhan Fikri, Zanadin Fariz, Toni Firmansyah, Robi Darwis, Ananda Raehan, dan Rayhan Hannan.MUHAMMAD ADIMAJA Pesepak bola Timnas U22 Indonesia melakukan pemanasan saat sesi latihan di Stadion Madya, Kompleks GBK, Senayan, Jakarta, Selasa . Dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia tersebut telah bergabung satu pemain Liga Dua Yunani GS Ilioupolis Luke Xavier Keet serta dua pemain Liga Utama Filipina Aguilas-Umak Reycredo Beremanda dan Muhammad Mishbah. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nzRotasi besar bisa menimbulkan risiko lain, seperti kurangnya kestabilan permainan.Potensi Tekanan Mental bagi Pemain Muda Timnas IndonesiaSkuad Timnas U22 Indonesia berisi banyak pemain muda yang masih mencari tempat di tim utama.Baca juga: Jadwal Timnas U22 Indonesia Vs Mali Hari Ini, Tayang Jam Berapa?


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Bersamaan dengan hal tersebut, pemateri sekaligus psikolog, Muslimah Hanif mengatakan, hasil dari rapid asesmen yang dilakukan menunjukkan lebih dari 50 persen peserta menunjukkan emosi cenderung sedih.Ada sebagian dari mereka menunjukkan hasil emosi senang karena dapat bermain dan berjumla dengan teman-temannya.Hasil lain juga didapat dari wawancara informal dengan kepala sekolah dan guru. Sebagian besar dari mereka masih merasa cemas dan memerlukan bantuan untuk mengurangi rasa khawatir terkait dengan kondisi cuaca yang masih tidak menentu serta dampak dari bencana yang terjadi, ujar Muslimah.Selanjutnya, Kemendikdasmen juga akan melakukan pendampingan psikososial di beberapa titik lokasi bencana. Dengan harapan, warga satuan pendidikan terdampak bencana tetap semangat dan terbangun rasa senang dalam proses pembelajaran.DOK. KEMENDIKDASMEN Mendikdasmen Abdul Mu?ti saat mengajak siswa menyanyi bersama di tenda darurat Dusun Suka Ramai, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara .Pemulihan psikologis murid menjadi langkah penting sebelum proses belajar-mengajar dimulai kembali. Tanpa penanganan tepat, trauma ini dapat berkembang menjadi gangguan jiwa serius di kemudian hari dan menghambat potensi anak-anak dalam jangka panjang.Anak-anak dan remaja adalah kelompok sangat rentan terhadap trauma pascabencana. Mengalami banjir, kehilangan rumah, harta benda, atau bahkan orang yang dicintai dapat memicu gangguan kesehatan mental.Baca juga: Kementrans Monitoring Kawasan Transmigrasi Terdampak Banjir SumateraPenting juga untuk diingat bahwa guru juga menjadi korban dan mengalami trauma. Guru yang lelah secara emosional atau mengalami trauma sendiri tidak akan siap untuk mengajar secara efektif, yang pada akhirnya memengaruhi siswa.Dukungan tepat dan berkelanjutan sangat penting agar anak-anak dapat memproses trauma yang mereka alami, bangkit kembali, dan melanjutkan tugas perkembangan mereka dengan baik.

| 2026-02-03 21:33