JAKARTA, - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengeklaim, angka perceraian di Indonesia menurun dalam dua tahun terakhir.Penurunan angka perceraian, kata Nasaruddin, disebabkan oleh pelaksanaan bimbingan perkawinan yang diterapkan di seluruh Indonesia."Penurunan dua tahun berturut-turut ini beriringan dengan peningkatan cakupan pelaksanaan bimbingan perkawinan yang merata di seluruh Indonesia," ujar Nasaruddin dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR, Selasa ."Menandakan korelasi positif antara kewajiban mengikuti bimbingan dengan penurunan angka perceraian," sambungnya.Baca juga: Menag soal Pejabat Ditjen Ponpes Nanti: Bukan Berdasar Like and DislikeCalon pengantin juga merespons positif program bimbingan perkawinan yang dilaksanakan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) masing-masing daerah.Mereka mengaku terbantu dalam memahami peran dan tanggung jawab masing-masing dalam menjalankan bahtera rumah tangga."Hasil evaluasi lapangan juga menunjukkan 86 persen peserta bimbingan perkawinan merasa program ini membantu mereka untuk memahami peran dan tanggung jawab dalam rumah tangga, serta meningkatkan kemampuan komunikasi dan penyelesaian konflik keluarga sejak awal pernikahan," ujar Nasaruddin.Baca juga: Menag: 80 Pesantren Perlu Perhatian Khusus terkait Struktur BangunanLantas, benarkan ada penurunan angka perceraian dalam dua tahun terakhir? Berikut rangkuman datanya yang Kompas.com kumpulkan dari Badan Pusat Statistik (BPS) sejak 2018 sampai 2025:Tahun 2018Tahun 2019Tahun 2020Baca juga: Menag Sebut Sumber Potensi Dana Umat Rp 1.000 T: Kurban hingga AkikahTahun 2021Tahun 2022Tahun 2023Tahun 2024Baca juga: Gelar Nikah Massal, Menag: Jangan Sampai Ada Anak Lahir di Luar PerkawinanDalam rapat kerja tersebut, Nasaruddin menyampaikan bahwa sepanjang 2023 tercatat ada 463.654 kasus perceraian. Angka ini disebut turun 10,2 persen dibanding tahun sebelumnya."Pada tahun 2024, angka tersebut kembali turun menjadi 394.608 kasus atau turun 14,9 persen dari 2023," ucap Nasaruddin.
(prf/ega)
Menag Klaim Angka Perceraian Turun, Ini Datanya Sejak 2018-2024
2026-01-11 15:25:05
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 15:26
| 2026-01-11 15:03
| 2026-01-11 14:46
| 2026-01-11 14:45
| 2026-01-11 13:26










































