Kronologi Pangkalan Elpiji di Kediri Terbakar akibat Tabung Bocor, Kerugian Capai Rp 500 Juta

2026-01-12 06:00:01
Kronologi Pangkalan Elpiji di Kediri Terbakar akibat Tabung Bocor, Kerugian Capai Rp 500 Juta
KEDIRI, - Polisi sedang menyelidiki penyebab kebakaran yang terjadi di pangkalan gas elpiji di Dusun Sambiresik, Desa Tunglur, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Selasa .Kebakaran tersebut mengakibatkan pemilik pangkalan, Imam Mahdi (58), mengalami luka bakar.Kepala Kepolisian Sektor Pare, Ajun Komisaris Polisi Rudi Darmawan, menjelaskan bahwa kebakaran disebabkan kebocoran tabung gas LPG yang tersulut nyala korek api.Baca juga: Pangkalan Elpiji di Kediri Terbakar, Pemilik Terluka dan Dilarikan ke RS"Penyebab kebakaran akibat dari tabung gas LPG yang bocor sehingga api dari korek yang menyala menyambar gas LPG yang bocor itu," ujar Rudi.Kronologi kejadian bermula ketika Imam beraktivitas di pangkalannya, termasuk melayani pegawai agen elpiji yang datang untuk menukar tabung gas yang rusak atau bocor."Hari sebelumnya saat pengiriman tabung ada 6 tabung yang bocor, lalu hari ini petugas agen datang lagi menukar 2 tabung yang bocor itu," tambah Rudi.Imam memisahkan empat tabung lainnya yang bocor dan menaruhnya di pinggir pintu samping rumah menunggu penggantian selanjutnya.Dok Satpol.pp Kabupaten Kediri Petugas mengecek lokasi pangkalan elpiji di Desa Tunglur, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, yang habis terbakar, Selasa .Setelah petugas agen pulang, ia melanjutkan aktivitas memperbaiki busi motor yang rusak dengan cara memanaskannya menggunakan korek api di sekitar lokasi tabung yang bocor.“Ketika menyalakan korek, tiba-tiba langsung terbakar dan terdengar bunyi ledakan,” lanjut Rudi.Imam berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, namun api dengan cepat membesar dan menyambar tabung-tabung lainnya.Dalam proses tersebut, Imam mengalami luka bakar dan segera dilarikan ke rumah sakit.Baca juga: Pasca Kasus Oplosan Elpiji di Sumenep, Pertamina Angkat BicaraKobaran api yang cukup besar merembet hingga menghanguskan rumah dan pangkalannya.Api baru berhasil dipadamkan setelah dua unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi.“Untuk kerugian materiil diperkirakan Rp 500 juta. Beberapa tabung bekas kebakaran kami amankan sebagai barang bukti,” pungkas Rudi.


(prf/ega)