- Petai adalah salah satu bahan pangan yang memiliki aroma khas dan mudah ditemui di Indonesia.Petai ini banyak digunakan sebagai pelengkap masakan tertentu maupun dijadikan lalapan untuk dikonsumsi langsung.Tanaman bernama latin Pakia speciosa ini merupakan tumbuhan asli Asia Tenggara.Bagian yang dikonsumsi adalah biji atau buahnya yang berbentuk polong dan berwarna hijau.Ahli Gizi Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Toto Sudargo, mengungkapkan bahwa petai bisa merusak ginjal.“Sesungguhnya kalau dikonsumsi dengan wajar itu enggak ada masalah, tidak merusak ginjal,” kata Toto kepada Kompas.com, Minggu .“Jika dikonsumsi secara berlebihan memang ada potensi, ada potensi yang menyebabkan masalah pada ginjal,” sambungnya.Baca juga: Remaja Ini Hidup Tanpa Ginjal akibat Penyakit Langka, Harus Cuci Darah Tiap HariToto menyebut, petai bisa berpotensi menyebabkan kerusakan pada ginjal karena kandungan kalsium yang cukup tinggi.Sebenarnya kalsium dalam jumlah normal, bermanfaat bagi tubuh. Namun, jika asupannya berlebihan, dapat membahayakan ginjal.“Jadi konsumsi petai yang berlebihan itu ke kerugiannya adalah karena produksi kalsium yang tinggi, sehingga memberatkan kerja ginjal,” ucap Toto.Dia menyampaikan, petai mempunyai berbagai kandungan nutrisi lain yang baik untuk tubuh, salah satunya adalah protein.Namun, karena kandungan proteinnya terbilang tinggi, konsumsi petai dalam jumlah besar juga dapat berbahaya bagi ginjal.“Protein yang cukup tinggi, terutama protein nabati, sehingga juga kerja ginjal berat untuk menyaring protein yang berasal dari petai tersebut,” ujar Toto.Baca juga: Warganet Bertanya Apakah Minum Kopi Saset Setiap Hari Memicu Gagal Ginjal, Ini Kata DokterSementara itu, Ketua Umum PDPOTJI (Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia), DR. (Cand.) dr Inggrid Tania, M.Si (Herbal) juga berpendapat senada.Selain kalsium dan protein, kandungan petai yang bisa berbahaya terhadap ginjal jika dikonsumsi berlebihan adalah asam jengkolat.
(prf/ega)
Petai Bisa Bikin Ginjal Rusak, Berapa Batasan Konsumsinya?
2026-01-11 04:04:14
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 03:48
| 2026-01-11 02:47
| 2026-01-11 02:31
| 2026-01-11 02:24










































