Layanan MBG ke 9 Sekolah di Salatiga Dihentikan Sementara, Ini Penyebabnya

2026-01-12 07:34:57
Layanan MBG ke 9 Sekolah di Salatiga Dihentikan Sementara, Ini Penyebabnya
SALATIGA, - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dukuh Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga menghentikan layanan Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai Senin .Penghentian layanan MBG tersebut didasarkan pada surat No. 005/DKN-SPPG/XII/2025 dan ditembuskan ke sembilan sekolah penerima manfaat.Sembilan sekolah tersebut adalah KB-TK Islam Tarbiyatul Banin 19, KB-TK Jannatul Athfaal, TK Nakula Sadewa, SD Negeri Mangunsari 03, SMP Negeri 5, SMA Kristen 1, SMK Negeri 1, SMK PGRI 1, dan SMK PGRI 2.Saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut, Kepala SPPG Dukuh Sidomukti Kota Salatiga, Bekti Larasati, membenarkan adanya penghentian layanan MBG mulai Senin .Baca juga: BGN Ungkap Bakal Ada 19.000 Dapur MBG Baru pada Akhir Tahun"Untuk SPPG kami berhenti operasional untuk sementara waktu mulai hari Senin. Betul sudah ada surat pemberitahuan untuk sekolah selaku penerima manfaat," ungkapnya."Kami berjalan menggunakan sistem periode anggaran, untuk periode anggaran ini kebetulan belum ada, jadi kami terpaksa untuk berhenti operasional sementara waktu," ujarnya saat dihubungi melalui layanan perpesanan WhatsApp, Minggu .Dalam surat tersebut tertulis pemberitahuan informasi terkait keterlambatan pencairan dana yang berdampak pada proses distribusi MBG di lingkungan sekolah.Sehingga untuk distribusi pada Senin dan hari berikutnya, masih menunggu pemberitahuan lebih lanjut terkait proses pencairan dana yang sedang berlangsung.Baca juga: BGN Lapor Menu MBG 1 Anak Dapat 1 Ikan Lele, Prabowo: Lebih Bagus dari Waktu Saya TentaraTerpisah, Pj Sekretaris Daerah Kota Salatiga, Muthoin, mengatakan Pemkot Salatiga tidak memiliki kewenangan untuk melakukan asesmen terhadap Dapur SPPG."Pemkot tidak ada kewenangan terhadap hal tersebut," ujarnya.Realisasi serapan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga Desember 2025 mencapai Rp 58 triliun. Angka ini setara 81 persen dari total pagu anggaran yakni, Rp 121 triliun.Serapan anggaran MBG disampaikan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, kepada Presiden Prabowo Subianto, dalam Sidang Kabinet Paripurna (SKP) yang digelar di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin .“Serapan anggaran sampai siang ini, kita sudah menyerap Rp 58 triliun atau mencapai 81 persen,” ujar Dadan.Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan program MBG berjalan cukup optimal, meskipun masih menghadapi keterbatasan dalam penggunaan pagu anggaran yang telah ditetapkan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebelumnya.Baca juga: Dana Tak Cair, MBG di Pucakwangi Pati Dihentikan SementaraAdapun, jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum MBG sudah menyentuh 17.555 unit. Seluruh SPPG itu telah melayani lebih dari 50,3 juta orang yang tersebar di 38 provinsi dan 509 kabupaten/kota.


(prf/ega)