Menteri PU Targetkan Truk Kecil Bisa Masuk ke Sibolga Lewat Darat Hari Ini

2026-02-03 16:43:50
Menteri PU Targetkan Truk Kecil Bisa Masuk ke Sibolga Lewat Darat Hari Ini
Menteri PU Dody Hanggodo menargetkan akses ke Sibolga, Sumatera Utara, yang putus akibat longsor dan banjir bandang bisa dilewati truk kecil hari ini. Dia mengatakan hal itu penting untuk mempermudah bantuan masuk."Sibolga itu sudah terbuka tapi belum (bisa dilalui) truk sampai kemarin itu truk yang kecil itu belum bisa masuk. Hanya baru mobil kecil dan motor. Karena menggunakan dua batang pohon kelapa yang dijejer supaya bisa jalan dulu," kata Dody seusai rapat bersama Komisi V DPR di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (2/12/2025).Dia mengatakan akses ke Sibolga masih sangat terbatas. Dia berharap truk kecil bisa masuk ke Sibolga lewat jalur darat hari ini."Targetnya hari ini truk yang kecil bisa masuk agar bantuan ke Sibolga bisa lewat darat masuk. Sementara ini yang saya dengar bantuan dari Sibolga lewat laut, dari Belawan," jelasnya.Dody mengatakan rute yang ditargetkan bisa dilewati truk kecil menuju Sibolga itu akan melewati daerah Barus. Dia menegaskan pihaknya berfokus membuka akses jalur darat ke Sibolga dan daerah Tapanuli untuk mempermudah bantuan."Rutenya lewat Barus, Aceh, yang terbuka. Yang dari wilayah Sumut belum buka," ujarnya.Dia mengatakan Kementerian PU juga berupaya membuka akses yang terputus di Aceh. Dia mengatakan pembukaan jalan terputus di Aceh dan Sumut menjadi fokus Kementerian PU."Jadi fokus kita di Sumatera Utara itu buka semua konektivitas yang mengarah ke arah Tapanuli, baik Tapanuli Utara, Selatan, maupun Tengah. Sementara di Aceh juga ada beberapa titik yang belum kita buka, kita juga lagi fokus di Aceh. Jadi Aceh dan Sumut fokus kita hari ini," ujarnya.Dody mengatakan alat berat telah dikerahkan ke wilayah-wilayah tersebut. Dia mengatakan alat berat diambil dari semua penyedia jasa yang ada di area terdekat."Pasti ada (penambahan alat berat). Jalurnya belum 100% terbuka, karena misalnya Aceh, itu air masih 80 senti terakhir tadi pagi. Jadi belum 100% alat berat bisa masuk," tuturnya.[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-02-03 14:26