PURWOKERTO, - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 5 Purwokerto menyiagakan 58 petugas ekstra selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru).Petugas tersebut akan ditempatkan di tiga titik jalur kereta api yang rawan bencana alam, terutama saat musim hujan.Vice President KAI Daop 5 Purwokerto, Mohamad Arie Fathurrochman, mengungkapkan hal tersebut usai memimpin Apel Gelar Pasukan Angkutan Nataru di Halaman Kantor Daop 5 Purwokerto pada Kamis .Baca juga: ASN Palopo Dilarang Nambah Cuti Nataru, Libur Tanpa Izin Terancam Sanksi"Jadi ada 58 petugas ekstra yang terdiri dari 50 petugas pemeriksa jalur ekstra, 5 petugas penjaga jalur lintasan ekstra, dan 3 petugas penjagaan daerah dengan pengawasan khusus," kata Arie.Petugas ekstra ini akan disiagakan untuk mengamankan perjalanan kereta api di sepanjang lintasan, serta memantau kondisi yang dapat menghambat perjalanan."Berdasarkan hasil pemetaan yang dilakukan bersama instansi terkait, di wilayah kami terdapat tiga titik rawan bencana alam seperti banjir dan longsor," lanjutnya.Baca juga: Polres Wonosobo Siapkan Derek hingga Ganjal Kendaraan, Amankan Jalur Wisata saat NataruArie menjelaskan, salah satu daerah yang menjadi perhatian adalah Lebeng di Cilacap hingga Banjar, di mana terdapat potensi longsor meskipun belum pernah terjadi sebelumnya."Melihat kontur lingkungan, bisa terjadi longsor," ujar Arie.Selain itu, pemantauan ekstra juga dilakukan di jalur Jeruklegi, Kabupaten Cilacap, yang pernah mengalami banjir."Di daerah Purwokerto-Linggapura ada gerusan sungai yang mendekati rel, dan ini sudah ditangani oleh Balai Teknik Perkeretaapian untuk mengantisipasi agar gerusannya tidak sampai ke jalur," tambahnya.Para petugas akan digerakkan ke titik rawan bencana saat ada peringatan hujan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).Baca juga: Cek Distribusi Minyak Tanah Jelang Nataru, Gubernur Maluku Pastikan Tak Ada KelangkaanUntuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jasa kereta api, KAI Daop 5 Purwokerto juga menyiapkan total 325 personel keamanan.Jumlah ini terdiri dari 263 personel Polsuska dan Security, 7 personel kewilayahan rutin, serta 54 personel pengamanan eksternal ekstra (TNI/Polri).Personel keamanan tersebut akan melakukan pengamanan di dalam kereta, stasiun, serta secara mobile melakukan patroli di jalur kereta api dan obyek-obyek penting lainnya, seperti depo lokomotif dan kereta.
(prf/ega)
Jelang Nataru, 3 Titik Rawan Bencana di Daop 5 Purwokerto Dipantau Ekstra
2026-01-12 06:48:24
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:44
| 2026-01-12 05:36










































