Tak Ingin Rawa Pening jadi Tempat Sampah Raksasa, Warga Dukung Normalisasi Sungai Panjang

2026-01-12 04:43:57
Tak Ingin Rawa Pening jadi Tempat Sampah Raksasa, Warga Dukung Normalisasi Sungai Panjang
UNGARAN, - Proses normalisasi Sungai Panjang yang dinantikan warga Desa Bejalen, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, akhirnya terwujud.Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana mengerahkan satu alat berat dan dua truk yang digunakan untuk mengangkut material sedimentasi.Tak hanya lumpur dan pasir, aneka sampah juga terangkut, mulai dari sampah plastik, kayu, hingga ban berukuran besar.Warga pun antusias menyambut normalisasi Sungai Panjang yang dimulai Rabu tersebut.Selain menonton alat berat bekerja, mereka juga memanfaatkan material yang terangkat dari sungai untuk menguruk halaman rumah."Nantinya pasir dari sungai ini untuk menguruk halaman dan lantai agar lebih tinggi. Selama ini setiap hujan selalu kebanjiran, air masuk rumah," kata warga Bejalen, Feri, Jumat .Baca juga: Bus Terjun ke Sungai di Kamboja, 16 Tewas, Puluhan Lainnya TerlukaFeri mengaku bahagia dengan normalisasi Sungai Panjang karena selama ini sedimentasinya sudah terhitung parah.Selain menjadi penyebab banjir hingga air meluap ke permukiman warga, seringkali perahu nelayan kandas karena sungai menjadi dangkal.Warga lain, Koko Qomarullah, mengungkapkan pengerukan yang dilakukan kurang lebih sedalam dua meter. "Sekarang sungai memiliki kedalaman kurang lebih tiga meter, sehingga kalau ada hujan tidak lagi was-was karena air lebih lancar," paparnya."Kami juga minta jangan ada lagi pembuangan sampah ke sungai agar tidak ada pendangkalan. Selama ini sampah dibuang ke sungai yang bermuara ke Rawa Pening, sehingga menjadikan rawa itu seperti tempat pembuangan akhir dan tempat sampah raksasa," kata Koko.Koko meminta pemerintah tegas dan melakukan penertiban kepada orang yang melakukan pembuangan sampah secara sembarangan. "Dengan gerakan bersih sungai secara menyeluruh, maka kebersihan akan terjaga sehingga potensi banjir dapat diminimalisir," paparnya.


(prf/ega)