Penampakan Kantor WO Ayu Puspita, Pagar Terkunci dan Tak Ada Aktivitas Pekerja

2026-01-12 07:16:06
Penampakan Kantor WO Ayu Puspita, Pagar Terkunci dan Tak Ada Aktivitas Pekerja
JAKARTA, - Kantor wedding organizer (WO) milik Ayu Puspita Dinanti di wilayah Cipayung, Jakarta Timur, yang diduga terlibat kasus penipuan, kini tak lagi menunjukkan adanya aktivitas para pekerja.Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi sejak Senin pagi, rumah yang beralamat di Jalan H. Siun, Ceger, Cipayung, Jakarta Timur, itu tampak terkunci rapat.Febryan Kevin/Kompas.com Kondisi Kantorwedding organizer (WO) di kawasan Cipayung, Jakarta Timur yang diduga melakukan penipuan, Senin Di depan pintu masuk kantor tersebut hanya terlihat beberapa galon air minum. Selain itu, tampak peralatan memasak berupa panci, saringan penggorengan, serta tampah yang masih berminyak.Baca juga: Korban Penipuan WO Datangi Polsek Cipayung, Laporan Diarahkan ke Polda MetroBangunan kantor WO itu juga tampak belum selesai dibangun. Beberapa bagian dinding masih berupa bata hebel yang belum diplester.Ketua RT 01/05 setempat, Azli, mengatakan bahwa aktivitas di kantor WO tersebut mulai tak ada lagi sejak Sabtu ."Hari Jumat pagi masih ramai, Sabtu, Minggu dia sudah begitu (enggak ada aktivitas)," jelas Azli saat ditemui, Senin.Azli menambahkan, pada Sabtu malam, kantor terduga pelaku sempat didatangi sejumlah orang yang diduga menjadi korban penipuan.Bahkan, beberapa korban juga datang ke rumah tersebut untuk menanyakan keberadaan terduga pelaku."Malam Minggu kemarin jam 22.00 WIB, datang ke rumah saya melaporkan bahwa kena tipu, catering Mbak ADP, gitu kan. Wah itu banyaklah, ada ratusan juta gitu," ungkap Azli.Sebelumnya diberitakan, kasus dugaan penipuan ini terungkap dari unggahan seorang perias pengantin di TikTok yang melaporkan pernikahan bermasalah di Jakarta Barat dan Jakarta Utara, Sabtu .Baca juga: Cerita Korban Penipuan WO di Jaktim: Malam Sebelum Akad Nikah Dikabari Tak Ada Katering“Jadi dia ada beberapa acara hari Sabtu itu, terus ternyata bermasalah. Katering makanannya enggak datang, cuma ada dekornya,” jelas salah seorang korban, Tamay (26), saat dihubungi Kompas.com, Minggu .Dugaan penipuan ini mulai terungkap setelah perias pengantin mengunggah kejadian di media sosial TikTok.Warganet yang mengaku sebagai korban kemudian membanjiri kolom komentar. Para korban pun berkomunikasi lebih lanjut melalui grup obrolan WhatsApp untuk menyamakan informasi.Dari hasil diskusi para korban, WO tersebut diduga memberikan penawaran yang sama secara menggiurkan untuk menarik pelanggan.Saat ini, pihak WO sudah dibawa ke Mapolres Jakarta Utara, diikuti oleh korban yang ingin mengetahui kejelasan dugaan penipuan.


(prf/ega)