Aksi Dosen UIM Makassar Ludahi Kasir Perempuan Berujung Laporan Polisi

2026-01-12 05:22:59
Aksi Dosen UIM Makassar Ludahi Kasir Perempuan Berujung Laporan Polisi
- Rekaman video yang memperlihatkan aksi tidak terpuji seorang pria terhadap kasir perempuan di sebuah swalayan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, viral di media sosial dan menuai kecaman luas dari publik.Belakangan diketahui, pria dalam video tersebut merupakan dosen berinisial AS yang mengajar di Universitas Islam Makassar (UIM). Fakta ini kian menyita perhatian publik, mengingat pelaku berstatus sebagai tenaga pendidik.Dilansir dari Kompas.com, Sabtu , insiden tersebut telah dilaporkan ke pihak kepolisian dan kini dalam penanganan aparat.Pihak universitas juga menyatakan tengah melakukan proses penanganan internal terhadap dosen bersangkutan.Lantas, seperti apa perjalanan kasus dosen UIM Makassar meludahi kasir perempuan di sebuah swalayan di Makassar ini?Baca juga: Viral Video Air Keluar dari Batang Pohon Saat Ditebang, Ini Penjelasan Dosen UGMDok. Unsplash/Kelvin Zyteng Ilustrasi pasar swalayan.Berdasarkan video yang beredar luas di media sosial, dosen UIM itu terlihat meluapkan emosi kepada kasir perempuan sebelum akhirnya meludahinya.Pria berkaus hitam tersebut diduga tersulut emosi setelah ditegur karena menyerobot antrean pembayaran.Aksi meludah dilakukan di hadapan publik, sementara kasir perempuan tampak memilih diam dan tetap menjalankan tugasnya secara profesional meski mendapat perlakuan tidak pantas.Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu di sebuah swalayan di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar.Baca juga: Sebenarnya Apa yang Harus Dilakukan Saat Temukan Satwa Diduga Langka? Ini Kata Dosen UGMRektor Universitas Islam Makassar, Muammar Bakry, membenarkan pria berinisial AS dalam video viral tersebut merupakan dosen aktif di lingkungan kampus.Ia menyebut AS mengajar di Fakultas Pertanian UIM.“Kalau yang di video itu memang dosen Fakultas Pertanian,” ujar Muammar, dikutip dari Kompas.com, Jumat .Muammar mengatakan, pihak kampus masih akan meminta klarifikasi dari yang bersangkutan sebelum mengambil langkah lebih lanjut.Meski begitu, ia menegaskan tindakan dalam video tersebut tidak pantas dan berpotensi mencoreng nama baik institusi pendidikan.


(prf/ega)