Hasto Ungkap Pesan Megawati soal Pentingnya Sarung di Tengah Bencana

2026-02-02 20:51:55
Hasto Ungkap Pesan Megawati soal Pentingnya Sarung di Tengah Bencana
JAKARTA, - Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri memberi perhatian khusus terhadap kebutuhan dasar korban bencana di Sumatera, termasuk kebutuhan yang kerap luput dari perhatian, seperti sarung.Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto mengatakan, Megawati menilai sarung memiliki fungsi penting dalam kondisi darurat, terutama ketika fasilitas sanitasi sangat terbatas di lokasi pengungsian.“Contohnya mengapa sarung? Di DPP, Ibu Mega sampai mempertegaskan tentang pentingnya sarung itu. Sarung ini dalam kondisi darurat, ketika toilet terbatas, bisa dipakai untuk memproteksi, melindungi ketika ada keperluan untuk ke belakang,” ujar Hasto saat ditemui di Sekolah Partai PDI-P, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin .Baca juga: PDI-P Minta Pemerintah Terima Bantuan Asing: Indonesia Juga Sering Bantu Negara LainBahkan, lanjut Hasto, Megawati sempat memperagakan langsung cara penggunaan sarung untuk kondisi darurat dalam rapat internal partai, berdasarkan pengalamannya di lapangan.“Itu sampai diperagakan oleh Ibu Mega di rapat DPP tentang penggunaan sarung. Dan itu khusus dari pengalaman di lapangan,” kata Hasto.Ia menjelaskan, perhatian Megawati terhadap sarung menjadi bagian dari penyusunan bantuan logistik yang dilakukan secara detail untuk korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.Megawati kerap mengingatkan bahwa dalam penanganan bencana, kebutuhan kaum perempuan dan anak-anak balita sering terlupakan.Baca juga: PDIP Kirim Puluhan Ambulans dan Nakes ke Daerah Terdampak Banjir SumateraOleh karena itu, Megawati meminta agar logistik yang dikirim tidak hanya berisi kebutuhan umum, tetapi juga memperhatikan fungsi serta manfaatnya bagi perempuan dan anak-anak.“Beliau menggambarkan contohnya di rapat DPP, seringkali di dalam menolong rakyat kita lupa kebutuhan untuk kaum perempuan dan juga untuk anak-anak balita,” kata Hasto.Atas dasar itu, setiap kendaraan bantuan yang diberangkatkan PDI-P turut membawa logistik khusus bagi perempuan dan anak-anak.“Maka di dalam mobil yang kita berangkatkan itu juga disertai dengan logistik, termasuk kebutuhan untuk kaum perempuan dan anak-anak balita,” ujar dia.Baca juga: PDI-P: Bencana di Aceh adalah Luka Seluruh Bangsa, Jangan Tarik ke PolitikHasto menambahkan, daftar obat-obatan untuk penanganan bencana basah juga ditulis langsung oleh Megawati dengan tulisan tangan.Catatan tersebut kemudian diserahkan kepada jajaran pengurus partai untuk ditindaklanjuti.“Obat-obatan yang dibutuhkan dalam bencana basah itu ditulis langsung oleh Ibu Mega. Itu ada tulisan tangannya. Yang saya kasih ke Bu Risma, kemudian saya kasih ke Mbak Ning,” kata Hasto.Selain logistik darat, PDI-P juga mengerahkan jalur laut melalui Kapal Laksamana Malahayati yang disiapkan secara gotong royong atas arahan Megawati.Baca juga: PDI-P Gelar Rakernas Januari 2026, Akan Bahas Kerusakan Lingkungan


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-02-02 19:51