KENDAL, – Pencarian terhadap Nabila Yulian Dessi Pramesti (21), mahasiswi UIN Walisongo Semarang asal Bojonegoro yang belum ditemukan setelah hanyut di aliran Tubing Genting Jolinggo, Desa Getas, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal, dihentikan sementara.Penghentian dilakukan lantaran kondisi cuaca di wilayah atas, yakni Sumowono, Kabupaten Semarang, diguyur hujan deras sehingga debit air meningkat dan arus sungai semakin deras.“Airnya sudah tinggi dan arusnya kencang. Sehingga pencarian dihentikan dulu,” kata Kepala Seksi Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Kendal, Iwan Sulistyo, Rabu .Baca juga: Pencarian Mahasiswa UIN Walisongo Hanyut saat KKN di Kendal: 5 Meninggal, 1 Belum DitemukanMeski pencarian dihentikan sementara, Iwan menegaskan bahwa tim SAR gabungan masih bersiaga di dua posko, yakni Posko Getas dan Posko Juwiro.“Besok akan kita mulai lagi pencarian,” ujarnya.Sementara itu, Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar menjelaskan bahwa hingga kini sudah ada lima korban yang ditemukan dari total enam mahasiswa UIN Walisongo yang terseret arus.“Dua korban yang ditemukan hari ini, Muhammad Jibril Asyarofi (21) alamat Jepara, dan Bima Pranawira (21) alamat Gresik, sudah dibawa pulang oleh keluarganya,” kata Hendry.Hendry menambahkan bahwa pencarian satu korban lagi, yakni Nabila Yulian Dessi Pramesti, untuk sementara dihentikan karena hujan deras dan debit air tinggi.“Tapi tim SAR gabungan masih siap di posko,” ujarnya.Berikut data enam mahasiswa UIN Walisongo Semarang yang menjadi korban hanyut di Tubing Genting Jolinggo, Desa Getas, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal:
(prf/ega)
Pencarian Nabila, Mahasiswi UIN Walisongo yang Hanyut, Dihentikan Sementara
2026-01-12 04:51:47
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:02
| 2026-01-12 05:02
| 2026-01-12 04:33
| 2026-01-12 02:58
| 2026-01-12 02:50










































