Update Longsor Banjarnegara: 2 Orang Meninggal, 27 Hilang, Ratusan Warga Mengungsi

2026-01-12 19:36:00
Update Longsor Banjarnegara: 2 Orang Meninggal, 27 Hilang, Ratusan Warga Mengungsi
- Operasi pencarian korban tanah longsor di Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah masih berlangsung setelah puluhan warga dilaporkan tertimbun material longsoran.Hingga Senin , BPBD Kabupaten Banjarnegara memperkirakan 27 orang masih belum ditemukan, sementara ratusan lainnya mengungsi ke sejumlah lokasi aman.Tanah longsor terjadi pada Sabtu sekitar pukul 16.00 WIB setelah hujan deras mengguyur wilayah Desa Situkung dan sekitarnya.Tebing yang labil kemudian runtuh dan menimpa area pertanian serta mendekati permukiman warga.Tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran di titik longsoran.Sebanyak 34 warga telah berhasil dievakuasi dari kawasan hutan di sekitar lokasi terdampak.Baca juga: Update Tanah Longsor Cilacap: 13 Orang Meninggal, 10 Hilang, Modifikasi Cuaca DilakukanBaca juga: Update Tanah Longsor di Banjarnegara: 660 Warga Mengungsi, Waspada Risiko SusulanKOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAIN ILUSTRASI: Alat berat diterjunkan ke lokasi tanah longsor Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu .BPBD Banjarnegara mencatat 2 orang meninggal dunia dan 2 lainnya mengalami luka-luka akibat bencana ini.Korban luka telah dirawat di RSUD Banjarnegara dan Puskesmas Pandanarum.Jumlah warga yang mengungsi mencapai 823 jiwa, tersebar di tiga titik yaitu Kantor Kecamatan Pandanarum, GOR Desa Beji, dan gedung haji Desa Pringamba.Dapur umum telah diaktifkan untuk memenuhi kebutuhan makan para pengungsi.Sementara itu, kerusakan material awal meliputi 30 unit rumah rusak berat serta kerusakan lahan pertanian milik warga. Pendataan lanjutan masih dilakukan.Baca juga: Pencarian Korban Longsor Cibeunying Cilacap Dipersempit, 12 Warga Masih HilangBadan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan BPBD setempat telah melakukan asesmen kebutuhan mendesak, meliputi makanan siap saji, air mineral, selimut, matras, hygiene kit, dan family kit.Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari meminta warga tetap berada di lokasi pengungsian hingga dinyatakan aman.“BNPB mengimbau warga sekitar, khususnya di wilayah terdampak untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi risiko longsor susulan atau banjir bandang,” ujarnya, dalam keterangan tertulis, Senin.Baca juga: Peringatan BMKG, Cuaca Ekstrem Masih Ancam Cilacap Usai Longsor


(prf/ega)