BOGOR, - Kepolisian Resor Bogor mengonfirmasi bahwa video viral yang menunjukkan seorang remaja menangis dan diduga dianiaya pemilik warung di Gunung Geulis, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, tidak benar.Melalui penelusuran yang dilakukan, pihak kepolisian menyatakan, insiden dalam video tersebut terjadi dalam konteks keluarga dan tidak terdapat unsur kekerasan.Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat seorang remaja menangis tersedu-sedu saat diurut seorang pria.Baca juga: Video Viral Kapal Dihantam Badai, Muatan Sembako Dibuang ke Laut, Begini Nasib Para PenumpangNarasi yang menyertai unggahan tersebut menyebutkan, remaja itu mengalami kekerasan, bahkan mengeklaim telah dipukul dengan besi di bagian jari dan pundak.Selain itu, narasi tersebut juga menyebut bahwa remaja tersebut hilang karena dibawa oleh majikannya setelah dianiaya.Kapolsek Megamendung, AKP Yulita Heriyanti menjelaskan, remaja dalam video tersebut adalah keponakan dari pria yang terlihat mengurutnya."Tangisan remaja itu dipicu oleh keinginan pulang ke Medan, bukan akibat penganiayaan," ujar Yulita saat dihubungi Kompas.com.Baca juga: Video Viral Siswa SMA Diduga Dirundung Kakak Kelas di IndramayuLebih lanjut, Yulita menegaskan, pihak kepolisian telah melakukan klarifikasi kepada pihak-pihak terkait."Bukan penganiayaan. Itu antara paman dan keponakan. Anak ingin pulang, lalu diikuti kemauannya," tambahnya.Yulita juga menginformasikan bahwa remaja tersebut kini telah dalam perjalanan pulang bersama orangtuanya.Pihak keluarga bahkan mengantar remaja itu hingga ke terminal untuk memastikan kepulangan berjalan lancar."Kalau diapa-apain pasti ada luka. Ini tidak ada. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan," tegasnya.Ia meluruskan konteks video yang direkam oleh seorang pengemudi ojek, bahwa tangisan remaja tersebut terjadi saat sedang diurut.Remaja tersebut, menurut keluarga, sempat menangis karena kejatuhan tabung gas, kemudian diurut."Kami akan sampaikan juga video klarifikasi dari pihak keluarga bahwa tidak terjadi apa-apa, supaya informasi ini bisa diluruskan," ujarnya.Polisi juga mengimbau masyarakat untuk lebih cermat dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial dan tidak langsung mempercayai narasi yang belum terverifikasi.
(prf/ega)
Video Viral Bocah Menangis Diduga Korban Penganiayaan di Bogor, Polisi Beri Penjelasan
2026-01-12 04:32:56
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 03:26
| 2026-01-12 03:08
| 2026-01-12 03:04
| 2026-01-12 03:02
| 2026-01-12 02:53










































