Ibu Rumah Tangga di Pemalang Ditemukan Tewas di Kamar Mandi Rumah Bersubsidi, Diduga Dibunuh Tetangga

2026-01-12 06:06:12
Ibu Rumah Tangga di Pemalang Ditemukan Tewas di Kamar Mandi Rumah Bersubsidi, Diduga Dibunuh Tetangga
PEMALANG, - Seorang wanita berinisial Kus (38), warga Desa Lawangrejo, Kecamatan Pemalang, ditemukan sudah tidak bernyawa dalam kondisi mengenaskan di kamar mandi perumahan subsidi Desa Saradan, Kecamatan Pemalang, Jawa Tengah, pada Minggu malam.Sebuah rumah berukuran 6 x 12 meter persegi masih tampak garis polisi, tempat kejadian perkara jasad wanita beranak dua ditemukan dalam kamar mandi.Kasat Reskrim Polres Pemalang, AKP Johan Widodo, membenarkan peristiwa dugaan pembunuhan tersebut.Baca juga: Update Kematian Dosen Muda Untag, Istri Sah AKBP Basuki Disebut Memberikan KesaksianKondisi jasad saat ditemukan dalam keadaan meringkuk, masih mengenakan celana jeans dan jaket.Tangan dan kaki dalam kondisi terikat dengan tali tambang plastik, dan kepala terbungkus dengan plastik."Saat ditemukan, jasad di sebuah kamar mandi dalam kondisi badan tangan dan kaki terikat tambang plastik, kemudian kepala terbungkus dengan plastik," kata Johan.Saat ini, menurut Kasat, pihaknya telah mengantongi terduga pelaku dan masih melakukan upaya penangkapan.Guna kepentingan penyelidikan, pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi dan melakukan otopsi terhadap jenazah korban di RSUD M.Ashari Pemalang oleh tim Inafis Polda Jawa Tengah."Motifnya sedang kami dalami, tim sedang melakukan upaya penangkapan pelaku," ujarnya.Terpisah, adik korban, Ipank (27), mengenang almarhum kakaknya sebagai pribadi yang baik.Ia menceritakan, sebelum jasad kakaknya ditemukan tidak bernyawa di sebuah kamar mandi perumahan Kota Bale Agung Desa Saradan, pada Sabtu pagi, kakaknya masih mengantar dan menjemput anaknya yang masih bersekolah.Sekitar pukul 13.00 WIB, kakaknya terlihat buru-buru meninggalkan rumah dengan alasan akan bertemu temannya.Hingga pada hari Minggu , korban belum kembali ke rumah meski sudah dilakukan pencarian dan menghubungi beberapa temannya."Kami menduga perbuatan keji itu dilakukan oleh tetangganya sendiri bernama Slamet, dan dugaan itu benar setelah mengetahui korban ditemukan meninggal di rumah pelaku," katanya.Ia berharap, dugaan pelaku yang masih tetangganya itu dapat dihukum setimpal sebagaimana perbuatannya kepada korban yang menghilangkan nyawa kakaknya.


(prf/ega)