Pertamina Salurkan 983 Tabung LPG untuk Dapur Umum Korban Banjir di Sumatera

2026-01-12 00:07:46
Pertamina Salurkan 983 Tabung LPG untuk Dapur Umum Korban Banjir di Sumatera
JAKARTA, — PT Pertamina Patra Niaga menyalurkan bantuan energi berupa 983 tabung liquefied petroleum gas (LPG) untuk mendukung operasional dapur umum dan posko pengungsian korban banjir di sejumlah wilayah Sumatera.Bantuan tersebut disalurkan ke Provinsi Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh sebagai bagian dari upaya percepatan penanganan bencana.Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan bantuan LPG tersebut difokuskan untuk memastikan kegiatan memasak di dapur umum pengungsian dapat berjalan dengan aman dan lancar.Baca juga: Pasca Banjir, Pertamina Terapkan Skema Alternatif Distribusi BBM dan Elpiji di AcehKOMPAS.COM/TRI PURNA JAYA Harga elpiji 5,5 kg dan 12 kg Mei 2025“Kami terus memantau kondisi di lapangan. Hingga kini, total 983 tabung LPG telah kami salurkan, yang terdiri dari 244 tabung pada tahap tanggap darurat awal dan tambahan 739 tabung Bright Gas 12 kg yang difokuskan untuk wilayah Aceh dan sekitarnya," kata Roberth dalam keterangan tertulis, Senin ."Harapan kami, dapur umum dapat terus beroperasi maksimal melayani kebutuhan pangan pengungsi,” ujar Roberth.Roberth menjelaskan, dari total bantuan tersebut, sebanyak 739 tabung Bright Gas 12 kilogram disalurkan dalam beberapa hari terakhir untuk mendukung operasional dapur umum di Provinsi Aceh.Penyaluran difokuskan ke sejumlah kabupaten terdampak banjir, yakni Kabupaten Aceh Tamiang, Kabupaten Bener Meriah, Kabupaten Aceh Utara, dan Kabupaten Gayo Lues.Baca juga: Akses Darat Terputus, Pertamina Kirim BBM ke Aceh Tengah dan Bener Meriah Via Udara Sementara itu, sebanyak 244 tabung elpiji lainnya telah lebih dahulu didistribusikan ke berbagai titik dapur umum di wilayah terdampak banjir di Sumatera Barat dan Sumatera Utara.Di Sumatera Barat, bantuan disalurkan ke wilayah Padang, Agam, Padang Pariaman, dan Tanah Datar. Adapun di Sumatera Utara, distribusi mencakup Tapanuli Tengah dan Kota Medan, serta sebagian wilayah di Aceh.


(prf/ega)