WAMENA, - Komandan Distrik (Dandim) 1702/Jayawijaya, Letnan Kolonel (Letkol), Arh Reza CH.A. Mamoribo membenarkan adanya oknum anggota TNI, Sertu SH diduga terlibat dalam pemukulan dan penembakan terhadap warga sipil hingga meninggal dunia.“Iya benar, pelaku berpangkat Sertu SH telah diamankan dan kini tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Subdenpom Wamena sebelum dilimpahkan ke Pomdam XVII/Cenderawasih di Jayapura,” kata Reza, Rabu malam.Baca juga: Pengamanan di Yahukimo Papua Diperketat Imbas Tewasnya Komandan KKB Semut MerahDia menambahkan, terduga pelaku telah diamankan dan dikirimkan ke Jayapura, guna menjalani proses penyelidikan dan penyidikan oleh Pomdam XVII/Cenderawasih.“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Kami pastikan proses hukum berjalan sesuai aturan. Jika anggota kami terbukti bersalah, dia (pelaku) harus siap menanggung akibatnya,” tegasnya.Dandim Letkol Reza menyatakan bahwa pihak TNI tetap berkomitmen dan tidak mentolerir segala bentuk kekerasan terhadap masyarakat.“Saya sudah berulang kali menegaskan kepada anggota, tidak ada yang boleh memukul atau menyakiti warga. Perbuatan ini murni dilakukan oleh oknum bukan institusi TNI,” ujar dia.Baca juga: Tokoh Adat Papua Dukung Tindakan Tegas Terhadap KKBDiberitakan sebelumnya, seorang warga Wamena, Kabupaten Jayawijaya bernama Frenky Kogoya dilaporkan tewas usai mengalami pemukulan dan penembakan pada Senin .Pelaku diduga merupakan oknum anggota TNI yang sehari-hari bertugas di Kodim 1702/Jayawaya berinisial SH.Atas insiden itu, keluarga korban yang tidak terima kejadian tersebut langsung mengarak jenazah korban ke Markas Kodim 1702/Jayawijaya dan meminta pertanggungjawaban kepada Kodim 1702/Jayawijaya pada Rabu siang.
(prf/ega)
Diduga Pukul dan Tembak Warga hingga Meninggal di Wamena Papua, Oknum TNI Diamankan
2026-01-12 05:24:49
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:10
| 2026-01-12 04:20
| 2026-01-12 03:42
| 2026-01-12 03:28
| 2026-01-12 03:10










































