Rumah Lansia Rusak Diterjang Longsor, "Alhamdulillah Masih Diberi Hidup"

2026-01-11 23:17:53
Rumah Lansia Rusak Diterjang Longsor,
UNGARAN, - Sepasang lansia yang tinggal di Dusun Siroto, Desa Nyatnyono, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, selamat dari bencana longsor yang menimpa rumahnya.Pasangan suami-istri, Jas'an (74) dan Sumiati (66), pada saat kejadian, Rabu , sedang berada di dalam rumah.Sumiati tidak mengalami luka, sementara Jas'an menderita luka robek pada tangan kanan.Dia sempat terjebak reruntuhan atap yang ambrol karena talud di belakang rumahnya longsor."Saat kejadian dalam kondisi hujan deras. Saya hanya berdua dengan suami karena cucu bekerja," kata Sumiati dalam Bahasa Jawa.Baca juga: Prosesi Pemakaman PB XIII Berlangsung TertutupSekitar pukul 12.30 WIB, jelasnya, terdengar suara genteng yang pecah dan berjatuhan dari arah belakang rumah.Mendengar suara itu, ia langsung keluar rumah."Belum sampai pintu, terdengar suara bangunan ambruk dengan sangat keras. Ternyata hampir separuh atap rumah sudah ambrol," ungkapnya."Alhamdulillah, kulo tasih diparingi urip, pak (Alhamdulillah, saya masih diberi hidup, pak)," kata Sumiati.Sementara Jas'an mengaku tidak sempat berlari untuk menyelamatkan diri."Kejadiannya sangat cepat, tiba-tiba atap rumah ambrol dan saya sempat terjebak di reruntuhan," ungkapnya.Dia kemudian harus merangkak untuk keluar dari reruntuhan dan menyadari tangannya terluka."Tidak tahu terkena apa, mungkin pecahan genteng atau kayu. Tapi yang penting selamat semua," kata Jas'an.Jas'an mengatakan dua bagian rumahnya mengalami kerusakan parah, yakni bangunan utama dan dapur.Kabid Kedaruratan, Logistik, Rehabilitasi, dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Semarang, Mediarso Tri Soelistyo, mengatakan peristiwa talud longsor di Dusun Siroto terjadi Rabu pukul 12.30 WIB."Curah hujan sangat deras dan di beberapa lokasi dilaporkan ada yang longsor dan genangan. Namun yang terparah adalah rumah mbah Jas'an di Dusun Siroto ini," jelasnya.Dia mengatakan talud yang longsor memiliki ketinggian hampir 8 meter dengan panjang sekitar 10 meter."Penanganan langsung dilakukan bersama TNI-Polri dan relawan. Untuk penghuni rumah, sementara dievakuasi ke rumah kerabatnya," kata Mediarso.


(prf/ega)