Longsor di Jalur Purworejo-Magelang: Bahu Jalan Ambles 10 Meter, Polisi Berlakukan Sistem Buka Tutup

2026-01-12 06:22:52
Longsor di Jalur Purworejo-Magelang: Bahu Jalan Ambles 10 Meter, Polisi Berlakukan Sistem Buka Tutup
PURWOREJO, – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Purworejo sejak Jumat memicu bencana tanah longsor dan genangan air di sejumlah titik.Salah satu kejadian paling serius terjadi di Jalan Provinsi Purworejo–Magelang, tepatnya di KM 13 Dusun Seniten, Desa Bener, Kecamatan Bener, yang mengakibatkan bahu jalan ambles hingga kedalaman 10 meter pada Sabtu .Wakapolres Purworejo, Kompol Nana Edi Sugito mengatakan akibat longsor pada badan jalan tersebut, jalan hanya bisa digunakan 1 jalur saja.Baca juga: Longsor Jalan Purworejo –DIY, 2 Motor Terperosok, 4 Warga Luka-lukaLongsor di jalur vital penghubung Purworejo–Magelang itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Akibatnya, bahu jalan sepanjang ±40 meter mengalami amblesan serius.Berdasarkan hasil analisa dari Tri Puji Hartono selaku perwakilan Dinas Bina Marga Kabupaten Purworejo, kondisi tanah di lokasi masih labil dan berpotensi terjadi longsor susulan.“Demi keselamatan pengguna jalan, saat ini diberlakukan sistem buka tutup satu lajur. Estimasi kerugian material untuk pembangunan talut di titik tersebut diperkirakan mencapai Rp300 juta,” jelas Kompol Nana Edi Sugito dalam keterangan resminya pada Minggu .Baca juga: Longsor Dini Hari Putus Akses Kaligesing–DIY, Warga Diimbau lewat Jalur Lain Selain longsor di Desa Bener, Regu Siaga Bencana Polres Purworejo juga menangani beberapa kejadian lain.Pada pukul 04.00 WIB, longsor memutus akses jalan di Dusun Krajan Desa Jatirejo dan Dusun Sigayang, Kecamatan Kaligesing, dengan panjang material longsor mencapai 13 meter dan tinggi tebing sekitar 12 meter.Sementara itu, pada pukul 09.00 WIB, tim gabungan melakukan pemantauan genangan air setinggi 20 sentimeter di Kelurahan Langenrejo, Kecamatan Butuh, akibat luapan air hujan yang terjadi secara terus-menerus.Baca juga: Tanah Longsor 30 Meter, Sejumlah Rumah Warga Pamekasan Terancam RobohKapolres Purworejo AKBP Andry Agustiano menegaskan bahwa jajarannya telah mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi selama Operasi Lilin Candi 2025, mengingat operasi ini berlangsung di puncak musim penghujan.“Kami tidak hanya fokus pada pengamanan gereja dan pos pelayanan, tetapi juga menyiagakan personel khusus bencana. Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan longsor dan bantaran sungai, untuk selalu waspada dan segera melapor jika terjadi kondisi darurat,” tegas Kapolres.Polres Purworejo memastikan akan terus bersiaga dan bersinergi dengan seluruh pihak terkait guna menjamin keselamatan masyarakat dan kelancaran arus lalu lintas, khususnya di jalur provinsi Purworejo–Magelang yang menjadi akses vital perekonomian dan mobilitas warga.


(prf/ega)