7 Perusahaan Teknologi Ini PHK Massal Karyawan di 2025

2026-01-12 05:22:19
7 Perusahaan Teknologi Ini PHK Massal Karyawan di 2025
Ringkasan berita: - Tahun 2025 hanya tersisa kurang lebih dua pekan lagi. Berbagai peristiwa terjadi, inovasi teknologi juga kian berkembang tanpa henti. Sayangnya, gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) juga masih mewarnai tahun 2025 ini, termasuk PHK dari perusahaan teknologi.Sepanjang tahun 2025, tercatat beberapa nama besar melakukan PHK. Dalihnya beragam, mulai dari pemangkasan anggaran, efisiensi, hingga beralih ke kecerdasan buatan atau AI.Meta, perusahaan induk Facebook, Instagram dan WhatsApp bahkan membuka tahun 2025 dengan memangkas sekitar 3.600 karyawan di seluruh negara. Mereka yang terdampak, dinilai kurang kompeten atau tak memenuhi ekspektasi perusahaan.Baca juga: Bos ChatGPT Akui AI Bisa Picu PHK, Ini Pekerjaan yang Rentan Diganti AIApple yang dikenal jarang memangkas karyawan pun, pada akhirnya harus mengambil keputusan tersebut.Setidaknya ada tujuh perusahaan teknologi yang melakukan PHK tahun 2025. KompasTekno telah merangkum daftar perusahaan teknologi tersebut, beserta jumlah karyawan terdampak hingga alasan di baliknya. Rincian lengkapnya sebagai berikut.Apple terbilang cukup jarang melakukan PHK dan menilai pemangkasan karyawan sebagai opsi terakhir. Namun pada November 2025, raksasa teknologi ini mengonfirmasi pihaknya memangkas sejumlah karyawan yang bekerja di divisi penjualan (sales). Rincian jumlah pekerja yang dipangkas tidak diungkapkan, tetapi diyakini ada puluhan orang terkena dampak.Menurut sejumlah karyawan yang dipangkas, Apple mengalihkan lebih banyak penjualan ke pihak ketiga.Pexels Apple buka lowongan spesialis machine learning.Mereka yang terdampak pemangkasan telah diinformasikan Apple sebelumnya. Raksasa teknologi ini juga memberikan peluang untuk melamar posisi baru bagi pekerja yang di-PHK dengan tenggat waktu selama satu bulan.Informasi tentang PHK Apple di tahun 2025 bisa dilihat pada artikel "Apple PHK Karyawan, Aksi Korporasi Langka".Pada November 2025, International Business Machines (IBM) juga mengumumkan pemangkasan karyawan. Perusahaan asal Amerika Serikat ini tak merinci jumlah pekerja yang terdampak pemangkasan. Namun, keputusan itu memengaruhi kurang dari 1 persen pekerja.Carson Masterson Ilustrasi IBMPada akhir tahun 2024, IBM tercatat mempekerjakan sekitar 270.000 orang, sebagaimana tercantum dalam laporan tahunan perusahaan. Bila dikalkulasikan, maka pemangkasan yang dilangsungkan pada triwulan akhir 2025 tersebut berdampak pada sekitar 2.700 pekerja.


(prf/ega)