Tarif Tol Diskon 20 Persen saat Libur Nataru 2025/2026, Berlaku di 26 Ruas

2026-01-11 22:38:01
Tarif Tol Diskon 20 Persen saat Libur Nataru 2025/2026, Berlaku di 26 Ruas
JAKARTA, – Pemerintah memastikan tarif tol mendapat potongan 10–20 persen selama libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026. Keputusan ini diumumkan usai rapat Satuan Tugas Percepatan Program Strategis Pemerintah, Rabu .Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan diskon disiapkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Skema berlaku pada 22, 23, dan 31 Desember 2025.“Dari Kementerian PU sudah menyiapkan terkait dengan diskon tarif tol selama tiga hari, yaitu 22, 23, dan 31 Desember, rate-nya 10-20 persen,” ujar Airlangga saat konferensi pers di gedung Kemenko Pangan, Jakarta Pusat.Baca juga: Diskon Tiket Pesawat Periode Nataru 2025/2026 Capai 14 Persen, Berlaku Mulai 22 Desember Potongan tarif mencakup 26 ruas tol. Dua ruas berada di Jabodetabek, sembilan ruas di Jawa, tiga ruas di luar Jawa, dan 12 ruas di jaringan Tol Trans Sumatera.Diskon ditujukan untuk meringankan biaya perjalanan dan menurunkan kepadatan pada hari puncak libur Nataru.Airlangga menilai kebijakan ini membuat perjalanan akhir tahun lebih terjangkau dan lebih lancar untuk pengguna jalan.Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo sebelumnya menyampaikan pembahasan dengan Badan Usaha Jalan Tol berjalan sejak awal Oktober. Tujuannya menentukan besaran potongan dan memastikan kesiapan setiap ruas tol.Dody menjelaskan diskusi dengan BUJT diperlukan agar kebijakan tidak menggerus kondisi keuangan badan usaha jalan tol.“Saya sudah mulai bicara dengan pemilik badan usaha jalan tol, sudah mulai awal Oktober, karena kan saya sampaikan juga, kalau minta tarif tol (diskon) itu yang tergerus adalah profit and loss-nya di BUJT,” ujar Dody di Bandung, Jawa Barat, Selasa .Baca juga: Diskon Tiket Pesawat Periode Nataru 2025/2026 Capai 14 Persen, Berlaku Mulai 22 Desember Dody menilai pemberian diskon tarif tol menjadi bagian dari dukungan pemerintah untuk memperlancar arus mudik dan arus balik pada masa libur panjang.Dody menargetkan surat resmi kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian disampaikan paling lambat akhir November.“Mudah-mudahan, paling lambat akhir November kita bisa bersurat resmi ke Menteri Koordinator Perekonomian, agar kita bisa berikan untuk menghadapi puncak Natal dan Tahun Baru serta mudik Lebaran,” katanya.Dody menambahkan diskon tarif tol untuk Nataru 2025/2026 dan Lebaran diberikan secara terpisah sesuai jadwal masing-masing masa liburan.“Biasanya timing-nya beda-beda kan, Natal dan Tahun Baru kapan, nanti Lebaran kapan. Biasanya begitu,” lanjutnya.


(prf/ega)