- Tragedi kebakaran ruko Terra Drone Indonesia di Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa , tidak hanya menyisakan puing bangunan, tetapi juga meninggalkan pertanyaan besar mengenai penyebab kematian 22 korban.Bukan luka bakar yang merenggut nyawa mereka, melainkan keracunan karbon monoksida (CO), gas mematikan yang tak terlihat, tak berbau, dan tak berasa.Temuan ini diungkap Kepolisian melalui tim kedokteran forensik setelah melakukan pemeriksaan luar dan laboratorium terhadap seluruh jenazah.“Kami bisa mengambil kesimpulan bahwa kematian disebabkan karena menghirup udara CO,” ujar Kabidyandokpol Pusdokkes Polri Kombel Pol Ahmad Fauzi, Rabu .Baca juga: Ditangkap, Bos Terra Drone Diperiksa Polres Jakpus Terkait KebakaranKarbon monoksida adalah gas beracun yang muncul dari proses pembakaran, termasuk dari baterai atau peralatan elektronik yang meledak lalu terbakar. Gas ini dapat menyebar cepat di ruang tertutup seperti ruko bertingkat.CO bekerja dengan cara mengikat hemoglobin 200 kali lebih kuat daripada oksigen, membuat darah tidak mampu mengirimkan oksigen ke organ vital.Kabid Dokkes Polda Metro Jaya Kombes Pol dr. Martinus Ginting menjelaskan:“CO menghalangi sel darah merah mengangkut oksigen. Organ penting seperti jantung dan otak tidak mendapat suplai oksigen, sehingga terjadi gagal napas dan kematian.”Inilah yang dialami para korban. Mereka terperangkap di dalam bangunan yang cepat dipenuhi asap.Dalam hitungan menit, kadar CO di udara meningkat dan masuk ke aliran darah, menyebabkan tubuh mengalami hipoksia akut hingga korban tak sadarkan diri dan meninggal.Baca juga: Terungkapnya Penyebab 22 Korban Tewas dalam Kebakaran Terra Drone“Karbon monoksida mengikat hemoglobin jauh lebih kuat daripada oksigen. Akibatnya sel darah merah tidak bisa mengangkut oksigen ke organ vital seperti otak dan jantung,” ujarnya.Martinus menambahkan, kadar CO dalam darah korban sangat tinggi sehingga menyebabkan gagal napas, gangguan fungsi organ, dan kematian.Hafidz Mubarak A Penyebab kebakaran Gedung Terra Drone Kemayoran Jakarta. Kebakaran Gedung Terra Drone Kemayoran tewaskan 22 orang. Keamanan bangunan dinilai tidak memenuhi standar, dengan tangga darurat yang terlalu kecil.Kompas.com sebelumnya menulis bahwa karbon monoksida sering menyebabkan kematian tanpa disadari, termasuk kasus seseorang yang meninggal mendadak di dalam mobil tertutup rapat.Bagaimana karbon monoksida bekerja dalam tubuh?Saat terhirup, CO masuk ke aliran darah dan bereaksi dengan hemoglobin—protein pembawa oksigen.
(prf/ega)
Polisi Sebut 22 Korban Tewas di Ruko Terra Drone akibat Keracunan Karbon Monoksida Saat Kebakaran
2026-01-11 23:08:53
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 23:40
| 2026-01-11 23:29
| 2026-01-11 22:55
| 2026-01-11 22:12
| 2026-01-11 21:39










































