JAKARTA, – Aktor sekaligus kreator konten Kristo Immanuel memiliki cara tersendiri untuk menjaga kualitas vokalnya saat mengisi suara dalam film animasi Garuda di Dadaku.Dalam film produksi BASE Entertainment tersebut, Kristo dipercaya mengisi suara karakter burung Garuda bernama Gaga.Ditemui usai konferensi pers di XXI Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu , Kristo mengaku tidak terlalu ketat dalam menjaga pantangan makanan atau minuman selama proses rekaman.Baca juga: Jadi Pengisi Suara di Animasi Garuda di Dadaku, Kristo Immanuel Wujudkan Mimpi Masa KecilMeski demikian, ia memiliki satu kebiasaan tradisional yang diandalkan untuk menjaga kondisi tenggorokannya tetap prima.“Aku bandel soal makanan. Tapi ngunyah kencur itu sih, ngebantu banget,” ujar Kristo.Kristo mengatakan, konsumsi kencur diperlukan karena karakter Gaga menuntut dinamika suara yang cukup ekstrem.Baca juga: Usung Konsep Komedi Getir, Kristo Immanuel Sempat Ragu Tinggal Meninggal Bisa DiterimaSalah satu tantangan terberat yang ia hadapi adalah adegan-adegan yang mengharuskannya berteriak dalam durasi panjang, seperti saat karakter tersebut jatuh dari ketinggian.“Jujur itu salah satunya sih, kayak teriak ‘Aaa!’... Nah, yang kayak gitu cukup berat bisa dibilang,” jelasnya.Ia menuturkan, satu adegan teriakan kerap harus diulang berkali-kali demi mendapatkan intonasi dan emosi yang sesuai dengan arahan sutradara Ronny Gani.Baca juga: Kristo Immanuel Jadikan Tinggal Meninggal Surat Cinta untuk Neurodivergent “Karena kadang di take pertama dibilang teriakannya kurang tinggi, karena jatuhnya lebih tinggi lagi. Jadi harus dinaikkan lagi,” tutur Kristo menirukan proses diskusinya dengan sang sutradara.Sementara itu, rekan sesama pengisi suara, Quinn Salman, yang memerankan karakter Naya, mengaku lebih disiplin melakukan pemanasan vokal sebelum masuk ke studio rekaman.Menurutnya, karakter Naya memiliki karakter suara yang cukup berbeda dengan suara aslinya.Baca juga: Kristo Immanuel Gunakan Konsep Breaking the 4th Wall di Tinggal Meninggal“Kalau aku, karena suara Naya beda banget sama suaraku, jadi harus lebih banyak warm up,” kata Quinn.Sebagai informasi, film animasi Garuda di Dadaku merupakan pengembangan cerita baru dari IP populer yang pertama kali dirilis pada 2009.Film ini dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 2026 mendatang.
(prf/ega)
Isi Suara Burung Garuda, Kristo Immanuel Andalkan Kencur
2026-01-12 10:36:58
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 11:24
| 2026-01-12 11:19
| 2026-01-12 10:51
| 2026-01-12 09:19
| 2026-01-12 09:03










































