Kontaminasi Cs-137 dan Keracunan MBG, BRIN Tawarkan Teknologi Plasma

2026-02-03 05:17:29
Kontaminasi Cs-137 dan Keracunan MBG, BRIN Tawarkan Teknologi Plasma
- Isu kontaminasi radioaktif cesium 137 (Cs-137) di Banten dan Lampung bergulir usai Amerika Serikat (AS) menemukan zat tersebut dalam produk ekspor udang dan cengkeh dari Indonesia.Di sisi lain, sudah ada ribuan kasus keracunan dalam program makan bergizi gratis (MBG) di berbagai daerah di Indonesia. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan, kasus keracunan dalam program MBG disebabkan bakteri, virus, serta bahan kimia, seperti pestisida.Peneliti Pusat Riset Lingkungan dan Teknologi Bersih (PRLTB) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Anto Tri Sugiarto mengatakan, Indonesia membutuhkan teknologi mutakhir untuk menyelesaikan kasus kontaminasi radioaktif Cs-137 dan keracunan MBG. Apalagi, kasus kontaminasi radioaktif Cs-137 dan keracunan MBG mencerminkan ketahanan pangan dan mutu produk pangan nasional.Menurut Anto, metode pencucian konvensional dengan air keran kurang efektif. Sedangkan metode pencucian konvensional dengan deterjen tidak aman bagi lingkungan.Metode pencucian konvensional tersebut hanya menghilangkan 22-40 persen residu pada permukaan produk pangan tersebut. Pestisida tidak dapat dibersihkan hanya dengan metode pencucian konvensional.Baca juga: Koalisi Masyarakat Sipil: Program MBG Harus Dihentikan dan Dievaluasi"Jika menggunakan bahan kimia selama pencucian, menjadi beberapa masalah di pembuangan Jadi, kami perlu membahas nama teknologi atau metode sanitasi yang bebas bahan kimia, berkelanjutan dan efisien. Tentu saja, proses pencuciannya dapat mempertahankan kualitas produknya," ujar Anto dalam webinar, Senin .Ia menawarkan teknologi plasma activated fine bubble water (PAFBW) sebagai solusi untuk mencegah kasus kontaminasi radioaktif Cs-137 dan keracunan MBG. Cara kerjanya, gelembung halus teraktivasi plasma (gelembung mikro dan gelembung nano) menghasilkan sejumlah spesies yang sangat reaktif (reactive oxygen and nitrogen species /RONS) dalam cairan, tetapi tetap ramah lingkungan.Dari aspek ekologi, spesies reaktif (hydroxyl radicals,oxygen radicals, ozone) tersebut terdegradasi secara cepat menjadi oksigen dan tidak ada residu kimia yang persisten. Dari aspek pengolahannya, metode pencucian ini dapat meningkatkan penghilangan terhadap kontaminasi radioaktif Cs-137, mengurangi paparan bahan kimia seperti pestisida, menekan mikroba, serta memperlambat respirasi dan pencoklatan produk."Semoga saja air yang sudah teraktivasi (plasma) ini bisa efektif juga untuk mengatasi kasus keracunan di program MBG, mungkin dengan menggunakan air gelembung halus ini, kita bisa mencuci bahan (baku) untuk program ini dan bisa terbebas dari bakteri, virus, dan zat kimia seperti pestisida," tutur Anto.Baca juga: MBG: Janji Kesehatan Anak Bangsa yang Terancam oleh Buruknya Tata Kelola


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-02-03 03:39