Sampah Meluber ke Jalan Baru Plenongan Depok, Bikin Macet Tiap Pagi

2026-01-14 12:08:43
Sampah Meluber ke Jalan Baru Plenongan Depok, Bikin Macet Tiap Pagi
DEPOK, – Tumpukan sampah yang meluber hingga ke bahu Jalan Baru Plenongan, Kota Depok, dikeluhkan warga karena kerap memicu kemacetan, terutama pada jam-jam sibuk pagi hari.Keluhan itu disampaikan Dhany (38), warga setempat, yang menyebut sampah mulai menumpuk sejak dini hari.Menurut dia, antrean kendaraan pengangkut sampah dari permukiman menuju tempat penampungan sementara (TPS) sudah terlihat sejak sekitar pukul 04.00 WIB.Baca juga: Warga Keluhkan Tumpukan Sampah Meluber ke Jalan Baru Plenongan Depok“Biasanya mulai ada antrean sampah dibuang ke TPS dari subuh, itu nanti pas jam berangkat kerja sudah berasa macet,” ungkap Dhany saat ditemui di lokasi, Senin .Dhany menjelaskan, kemacetan umumnya mulai terasa sekitar pukul 06.30 WIB. Kondisi itu terjadi karena sebagian bahu jalan tertutup tumpukan sampah, sehingga ruas jalan yang tersisa harus digunakan bergantian oleh kendaraan dari dua arah.Menurut dia, pengendara hanya bisa melintas di jalur sempit selebar sekitar 4–5 meter.“Kendaraan yang ke arah stasiun atau dari stasiun ya mau enggak mau gantian tiap lewat jalan dekat sampah, jadi kayak satu jalur,” tutur Dhany.“Pokoknya kendaraan jadi ganti-gantian kalau lewat, kalau enggak begitu ya bakal macet gak karuan,” tambahnya.Keluhan serupa disampaikan Wira (36), pengendara yang rutin melintasi jalan tersebut. Ia mengatakan, kondisi jalan baru kembali relatif steril dari sampah setelah melewati tengah hari.Menurut Wira, sebelum pukul 12.00 WIB, pengendara kerap merasa terganggu karena sampah yang seharusnya tertampung di TPS justru meluber ke badan jalan.Ia mengaku sempat menanyakan penyebab keterlambatan pengangkutan sampah di TPS tersebut. Salah satu kendala yang disampaikan kepadanya adalah keterbatasan armada pengangkut sampah menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung.Baca juga: Kelola 40 Kg Sampah Per Hari, Warga Kebon Melati Bangun Sistem Lingkungan Mandiri“Katanya karena kurang mobil sampah buat dibawa ke TPA. Tapi ya gitu, hari-hari pemandangan tiap pagi begini saja,” terang Wira.Pantauan Kompas.com di lokasi pada Senin , tumpukan sampah tampak menutupi separuh bahu jalan dengan lebar sekitar 4–5 meter. Sampah setinggi kurang lebih satu meter itu membentang sepanjang 15–20 meter.Jenis sampah yang mendominasi adalah sampah rumah tangga, seperti plastik, sisa makanan basah, hingga barang berukuran besar seperti seprai dan bedcover.Di sisi tumpukan tersebut, terdapat TPS berbentuk persegi dengan atap berbahan baja. Namun, TPS itu terlihat tidak mampu menampung volume sampah yang disebut mencapai ketinggian sekitar 8–10 meter. Akibatnya, sebagian sampah meluber keluar dan menyatu dengan tumpukan di jalan.Di sekitar lokasi juga terlihat sekitar 10 sepeda motor pengangkut sampah terparkir di tepi jalan, diduga sedang menunggu giliran membuang muatan dari gerobak ke dalam TPS.Baca juga: Dari Bank Sampah hingga Maggot, Cara Warga Kebon Melati Kurangi Limbah dari RumahSisa-sisa sampah yang tidak terangkut, termasuk karung berbahan anyaman, turut berserakan di trotoar pejalan kaki. Kondisi ini membuat arus lalu lintas di Jalan Baru Plenongan tersendat, karena hanya tersisa satu jalur sempit yang harus digunakan bergantian oleh kendaraan dari dua arah.Beberapa pengendara tampak harus berhenti sejenak dan saling menunggu saat melintas di area dekat TPS, terutama ketika berpapasan dengan kendaraan dari arah berlawanan.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-14 10:12