Jerit Tangis Pilu Ibunda: Mimpi Tak Tercapai, Pesawat Alvaro Tak Pernah Lepas Landas

2026-01-13 06:08:12
Jerit Tangis Pilu Ibunda: Mimpi Tak Tercapai, Pesawat Alvaro Tak Pernah Lepas Landas
Jakarta - Kasih ibu sepanjang masa. Inilah yang dirasakan oleh ibunda Alvaro, bocah kecil yang harus direnggut nyawa di tangan ayahnya sendiri.Perempuan itu masih terdiam dengan tatapan kosong, memeluk erat kenangan bersama putranya yang ia harap bisa diulang kembali.Arum, ibunda Alvaro tak pernah terbayang akan kehilangan malaikat kecilnya dalam waktu yang begitu singkat. Tak banyak waktu yang ia habiskan bersama putranya. Arum sendiri adalah tulang punggung keluarga. Dia berlapang dada mempertaruhkan nasibnya di negeri orang demi menghidupi keluarganya.AdvertisementDia rela terpisah jauh asal putra tercintanya masih bisa hidup dengan layak. Namun, kerinduan Arum berbalas kematian sang putra. Mendengar kabar Alvaro Kiano Nugroho yang sempat hilang dan ditemukan tak bernyawa, Arum menangis histeris."Ya, histeris ya pasti ya. Heboh sendiri gitu kayak, ah ini beneran kayak masih nggak nyangka gitu lah," tutur Arum ketika diwawancarai Liputan6.com pada Selasa malam 25 November 2025.Perasaan Arum tak terbendung. Ditangan orang yang pernah ia percaya, Alvaro tewas mengenaskan. Jasadnya hanya tersisa tulang belulang dan duka dalam yang tak pernah padam."Ya, gimana sih? Pastikan kayak orang kesamber petir lah ya. Campur aduk, berantakan semua," ucap Arum dengan mata berkaca.Tanpa pikir panjang, Arum yang saat itu tengah bekerja di luar negeri langsung terbang ke tanah air. Dengan hati penuh harap, ia mencari keberadaan Alvaro bersama pelaku. Selama ini, Arum tak pernah menaruh curiga pada mantan suaminya."Waktu itu di bulan Maret, itu kan kejadiannya bulan Maret, bulan April baru bisa pulang kesini. Ya udah, bulan April kesini. Itu cari. Terus nyari dan nyari sama pelaku ya. Dia selalu ngikut," cerita Arum. 


(prf/ega)