Konsumsi Rumah Tangga Tumbuh 4,89 Persen di Kuartal III-2025, Sumbang 53,14 Persen ke PDB

2026-02-03 01:29:33
Konsumsi Rumah Tangga Tumbuh 4,89 Persen di Kuartal III-2025, Sumbang 53,14 Persen ke PDB
JAKARTA, - Belanja masyarakat kembali menjadi motor utama perekonomian Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat konsumsi rumah tangga tumbuh 4,89 persen pada kuartal III-2025.Komponen ini bahkan menjadi penyumbang terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dengan kontribusi mencapai 53,14 persen.Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud, mengatakan pertumbuhan ini menunjukkan daya beli masyarakat masih terjaga di tengah ketidakpastian ekonomi global.Baca juga: Imbas Kontaminasi Radioaktif, BPS: 240,54 Ton Udang RI Senilai 2 Juta Dollar AS DikembalikanBersama dengan pembentukan modal tetap bruto (PMTB) yang berkontribusi 29,09 persen, kedua komponen tersebut menyumbang lebih dari 82 persen terhadap total PDB nasional.“Komponen pengeluaran yang memberikan kontribusi terbesar terhadap PDB adalah konsumsi rumah tangga dengan kontribusi sebesar 53,14 persen. Pada triwulan III 2025, komponen ini tumbuh sebesar 4,89 persen, yang menunjukkan masih terjaganya tingkat konsumsi masyarakat,” ujar Edy saat konferensi pers di Jakarta, Rabu .“Selain itu, komponen PMTB juga memberikan kontribusi yang besar terhadap PDB di triwulan III-2025 sebesar 29,09 persen. Dengan demikian, 82,23 persen PDB triwulan III berasal dari konsumsi rumah tangga dan PMTB,” paparnya.Dari sisi aktivitas, konsumsi masyarakat banyak didorong oleh peningkatan pada sektor transportasi dan komunikasi yang tumbuh 6,41 persen, seiring meningkatnya mobilitas penduduk, penjualan bahan bakar kendaraan, serta kenaikan jumlah penumpang angkutan darat, laut, dan rel.Selain itu, kelompok restoran dan hotel juga mencatat pertumbuhan tinggi sebesar 6,32 persen, didorong oleh lonjakan perjalanan wisatawan nusantara sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini.Baca juga: Inflasi Telur dan Daging Ayam Ras Melonjak, BPS Sebut Karena Permintaan Tinggi untuk Program MBGTak hanya konsumsi, komponen ekspor juga memberikan dorongan besar terhadap pertumbuhan ekonomi dengan kenaikan 9,91 persen, terutama dari barang nonmigas seperti lemak dan minyak nabati, besi dan baja, mesin dan peralatan listrik, serta kendaraan dan bagiannya.Sementara ekspor jasa meningkat berkat lonjakan kunjungan wisatawan mancanegara.Di sisi lain, PMTB atau investasi tumbuh positif, terutama didorong oleh sub komponen mesin dan perlengkapan yang melonjak 17 persen, serta kendaraan yang tumbuh 6,24 persen.Kenaikan ini sejalan dengan peningkatan impor barang modal dan realisasi investasi BKPM yang tumbuh 13,89 persen pada kuartal III-2025.“Peningkatan realisasi investasi BKPM pada Triwulan III tercatat sebesar 13,89 persen,” ucap Edy.Secara keseluruhan, kombinasi antara kuatnya konsumsi masyarakat, peningkatan ekspor, dan pertumbuhan investasi menunjukkan bahwa fundamental ekonomi Indonesia masih solid.Pola konsumsi domestik yang tetap tinggi diharapkan terus menjadi bantalan utama menghadapi ketidakpastian global dan menjaga momentum pertumbuhan di atas 5 persen hingga akhir tahun.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-02-02 23:33