Kementerian PU, BUMN Karya, dan TNI Bersihkan Sekolah di Aceh Tamiang

2026-01-12 05:58:51
Kementerian PU, BUMN Karya, dan TNI Bersihkan Sekolah di Aceh Tamiang
JAKARTA, - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mulai membersihkan sarana pendidikan di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh dengan menggandeng BUMN Karya dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk memobilisasi puluhan alat berat.Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan, penanganan bencana dilakukan dengan mengedepankan kolaborasi lintas sektor agar proses pemulihan berjalan cepat dan efektif.“Kami terus bergerak mengerahkan personel dan alat berat secara masif serta menggandeng BUMN Karya dan dibantu TNI agar penanganan pascabencana di Aceh Tamiang dapat berlangsung lebih cepat dan efektif," kata dia dalam rilis, Senin .Saat ini, masih difokuskan pada pemulihan aksesibilitas, membersihkan kawasan terdampak, dan memastikan aktivitas masyarakat dapat segera kembali normal.Baca juga: Berpotensi Jadi Pusat Pendidikan Kelas Dunia, Ini Harga Tanah di Jakarta BaratPendidikan menjadi sektor prioritas dalam penanganan pascabencana karena sekolah bukan hanya ruang belajar, tetapi juga simbol harapan dan masa depan generasi muda.Melalui kerja kolaboratif lintas sektor, Kementerian PU memastikan lingkungan sekolah terbebas dari lumpur, sampah, dan material sisa bencana sehingga siswa dan tenaga pendidik dapat kembali beraktivitas dengan nyaman.Berdasarkan data penanganan bencana di Sumatera per 29 Desember 2025, Kementerian PU melibatkan PT Waskita Karya (Persero) Tbk untuk melakukan pembersihan di sejumlah sekolah, antara lain SMP Swasta Islam Ma’arif, SD Negeri 1 Kuala Simpang, serta SMK Maimun Habsyah.Pekerjaan difokuskan pada pembersihan ruang kelas, halaman sekolah, saluran drainase, dan area pendukung lainnya yang terdampak bencana.Selanjutnya, PT PP (Persero) Tbk melakukan pembersihan di MIN 2 Aceh Tamiang, SMP Negeri 2 Karang Baru, serta SMK Negeri 3 Karang Baru.  Lalu, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk turut terlibat melaksanakan pembersihan di SD Negeri 2 Karang Bundar dan SD Negeri 1 Karang Baru. Seluruh kegiatan dilakukan secara terpadu bersama personel Kementerian PU dan TNI di lapangan.Untuk mendukung percepatan pekerjaan, dikerahkan berbagai peralatan seperti dump truck, wheel loader PC 200, ekskavator PC 75 dan PC 200, serta peralatan manual berupa sekop, plastik bag, alat sikat, alat pel, dan gerobak arko. Baca juga: Seperti Apa Rupa dan Teknologi Modular Huntara di Aceh Tamiang?Pemulihan sarana pendidikan menjadi salah satu prioritas penanganan di daerah terdampak bencana.Dengan memastikan sekolah kembali berfungsi, pemerintah hadir menjaga keberlanjutan proses belajar, stabilitas psikososial anak-anak, serta kepercayaan masyarakat.Kementerian PU terus mendorong kolaborasi lintas sektor untuk memastikan infrastruktur dasar, termasuk sarana pendidikan, dapat segera pulih dan kembali melayani masyarakat secara optimal. 


(prf/ega)