Perry Bamonte, Gitaris Band The Cure, Meninggal karena Sakit

2026-01-12 05:12:18
Perry Bamonte, Gitaris Band The Cure, Meninggal karena Sakit
- Perry Bamonte, gitaris dan pemain keyboard dari band post-punk legendaris asal Inggris, The Cure, meninggal dunia pada hari Rabu di kediamannya di Inggris.Ia meninggal dalam usia 65 tahun.Kabar ini diumumkan secara resmi oleh The Cure melalui situs web mereka pada hari Jumat.Dalam pernyataannya, band menyebut bahwa Bamonte meninggal dunia setelah sempat sakit dalam waktu singkat."Perry adalah bagian penting dari kisah The Cure," tulis band dalam pernyataan tersebut, dan menggambarkannya sebagai sosok yang "pendiam, intens, intuitif, dan sangat kreatif."Perry Bamonte mengawali kariernya bersama The Cure sebagai seorang roadie atau teknisi gitar sebelum akhirnya bergabung secara penuh sebagai anggota band pada tahun 1990.Ketika tergabung dalam band, ia berkontribusi dalam lima album studio, yaitu Wish (1992), Wild Mood Swings (1996), Bloodflowers (2000), Acoustic Hits (2001), dan The Cure (2004). Album Wish sendiri melahirkan salah satu lagu paling ikonik dari The Cure, "Friday I’m in Love".Setelah sempat meninggalkan The Cure selama beberapa waktu, Bamonte kembali bergabung pada 2022 dan mengikuti tur dunia "Show of a Lost World".Selama kariernya, ia telah tampil dalam ratusan pertunjukan bersama band yang dikenal dengan citra gotik dan sang vokalis karismatik, Robert Smith.Menurut buku Never Enough: The Story of the Cure, Robert Smith memilih Bamonte karena ia sudah dianggap sebagai bagian dari keluarga dan telah mengenal semua lagu-lagu band."Transisi saya menjadi anggota band sangat mudah karena saya sudah berteman dengan semua orang," kata Bamonte dalam buku tersebut.The Cure dilantik ke dalam Rock & Roll Hall of Fame pada 2019 dan terus aktif menggelar tur yang sukses di seluruh dunia.Perry Bamonte meninggalkan seorang istri, kedua orang tua, dan dua saudara kandungnya.


(prf/ega)