ACEH UTARA, – Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil, menyewa satu alat berat excavator untuk membuka akses 23 desa terisolasi di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Minggu .Langkah itu diambil karena seluruh alat berat pemerintah terendam banjir sehingga tidak ada yang bisa digunakan.Kawasan itu paling parah terendam banjir di Kabupaten Aceh Utara dan hingga kini masih terisolasi.Pemerintah berusaha menerobos lokasi itu untuk mengakses warga yang mengungsi dan pencarian korban meninggal dunia. Baca juga: Drama Penyelamatan di Aceh Tengah: Aktivis Lingkungan Tempuh Perjalanan 2 Hari 3 Malam“Hari ini kami mulai gerakkan alat berat milik swasta karena tidak bisa masuk ke Langkahan. Di sana sangat terisolasi. Pohon tumbang dan rumah yang roboh di badan jalan kita geser semua, agar kita bisa masuk membawa bantuan,” ujar pria yang akrab disapa Ayahwa itu. Dia menyebutkan, tim dengan speedboat berusaha menerobos kawasan Langkahan. Namun arus deras menyulitkan tim masuk ke pedalaman Kabupaten Aceh Utara itu.“23 desa di Langkahan itu masih terisolasi. Bantuan sudah ada, namun tertahan akses jalan yang tak bisa dilewati. Hari ini kami usahakan terobos bisa masuk ke Langkahan,” sebut Ayahwa. Sebelumnya diberitakan banjir merendam sembilan kabupaten/kota di Aceh.Memasuki hari kesembilan, sejumlah lokasi masih terisolasi. Ratusan orang meninggal dunia dan kini masih dalam pencarian.Baca juga: Korban Banjir Aceh Timur: Kami Mulai Kelaparan, Terkurung…Selain itu, di Posko Masjid Raya Pase, di Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, dipasang satu internet starlink. Internet itu bisa digunakan warga secara gratis. “Bagi warga kecamatan lain yang ingin menggunakan jaringan internet starlink itu silakan ke posko itu, untuk menghubungi keluarga dan sanak saudara yang khawatir tentang keberadaan kita.""Internet, listrik dan sinyal handphone belum pulih secara menyeluruh,” pungkas Ayahwa.
(prf/ega)
Terobos Desa Terisolasi Banjir, Bupati Ayahwa Sewa Alat Berat Swasta
2026-01-11 15:01:04
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 15:33
| 2026-01-11 14:42
| 2026-01-11 14:30
| 2026-01-11 13:13










































