Harga RAM Melejit, Samsung Disebut Tolak Pesanan dari Divisinya Sendiri

2026-01-12 06:23:53
Harga RAM Melejit, Samsung Disebut Tolak Pesanan dari Divisinya Sendiri
Ringkasan berita: – Harga chip memori (RAM/DRAM) global kembali melonjak akibat popularitas kecerdasan buatan (AI) yang makin tinggi.Kenaikan harga ini disebut sudah mencapai level ekstrem, sampai-sampai membuat Samsung disebut menolak pesanan DRAM dari Samsung sendiri. Maksud dari kalimat ini adalah Samsung punya divisi yang mengurus chip memori, yaitu Samsung Semiconductor yang menerima pesanan RAM dari divisi lain di Samsung juga. Divisi yang memesan DRAM tersebut adalah Samsung Electronics, dan ini adalah divisi yang memproduksi ponsel, tablet, dan perangkat lainnya dari keluarga Samsung Galaxy.Seluruh perangkat Samsung Electronics ini tentunya butuh RAM supaya bisa berfungsi dengan baik, dan RAM ini berasal dari Samsung Semiconductor. Baca juga: Harga Memori RAM Naik, Ini Penjelasan Distributor PC IndonesiaNah, ketika Samsung Electronics mengajukan permintaan pasokan DRAM untuk lini smartphone terbarunya, yang dipersiapkan untuk produksi di 2026, divisi Samsung Semiconductor menolak permintaan dan kemitraan yang bersifat jangka panjang ini.Menurut media teknologi SamMobile yang mengutip informasi dari kantor berita lokal Korea Selatan SEDaily, penyebabnya adalah lonjakan permintaan RAM dari industri dan pusat data AI.Perusahaan-perusahaan yang ingin fokus di AI ini mungkin rela membayar harga jauh lebih tinggi dari Samsung Electronics untuk memperkuat infrastruktur komputasi mereka.Karena secara bisnis lebih menguntungkan, Samsung Semiconductor boleh jadi memilih konsumen lainnya dibanding "saudaranya" sendiri yang fokus di produk untuk segmen consumer.Pengalihan fokus dari segmen consumer ke enterprise ini juga kabarnya diterapkan produsen memori lain seperti SK Hynix hingga Micron.Bahkan, Micron belum lama ini menghentikan bisnis memori dan SSD merek Crucial untuk konsumen demi fokus ke perusahaan AI.Kembali ke Samsung yang ditolak Samsung, Samsung Semiconductor kabarnya masih bisa menerima permintaan Samsung Electronics soal DRAM untuk perangkatnya. Namun, permintaan tersebut harus disesuaikan dengan harga yang lebih tinggi (mungkin mengikuti harga chip memori global), dan kerja sama tersebut juga dibuat jangka pendek, tidak jangka panjang seperti biasanya. Jika langkah ini diambil, maka biaya produksi perangkat Samsung kemungkinan naik, dan harga perangkat tersebut juga akan ikutan naik.


(prf/ega)